Sabtu, 07 Des 2019
  • Home
  • Hiburan
  • Artis Indonesia Mau Salat Jumat Disambut Komunitas Yahudi di New York

Artis Indonesia Mau Salat Jumat Disambut Komunitas Yahudi di New York

admin Jumat, 21 Juni 2019 15:58 WIB
SIB/Dok
HEDI YUNUS - KOMUNITAS YAHUDI : Hedi Yunus dan komunitas Yahudi di New York.
New York (SIB) -Hedi Yunus kembali ke Amerika Serikat. Kali ini pilihannya New York. Mengunjungi kota berpelabuhan tersibuk di dunia itu, personel Kahitna tersebut punya pengalaman mengharukan ketika disambut komunitas Yahudi yang memberi ucapan selamat kepada umat yang hendak Salat Jumat. "Wah. terharu banget melihat ini. Speechless. Mereka ini komunitas Yahudi yang setiap hari Jumat datang ke sini untuk mendukung umat Islam beribadah Sholat Jumat," kata pria yang melahirkan sejumlah hits tersebut seperti disiarkan VOAIndonesia.Com, Kamis (20/6).

Pengalaman tersebut membuatnya ingat Tanah Air, yang semestinya lebih damai karena sangat beragamnya warga di Indonesia.
Hedi menceritakan di akun pribadinya, komunitas Yahudi itu memang berada di depan masjid yang dijadikan lokasi salat di dalam gedung The Global Center for Academic and Spiritual Life, kampus New York University (NYU) yang terletak di area Washington Square Park, Manhattan.

Komunitas Yahudi itu membentang poster bertuliskan Peace (damai), 'Our diversity is our Strength' (Keragaman kami adalah kekuatan kami), 'Jewish New Yorkers Support Our Muslim Neighbors' (Warga Yahudi New York Mendukung Tetangga Muslim Kita) dan berbagai simbol-simbol perdamaian lainnya. "Kami hadir di sini untuk mendukung sahabat Muslim, semua bebas beribadah," ujar Deborah perwakilan dari Komunitas Yahudi Beit Simchat Torah, New York.

Selain pengalaman tersebut, Hedi melihat New York memang indah namun dengan tingkat kemacetan yang nyaris sama dengan Jakarta. Penyanyi yang meluncurkan album 'Hedi Yunus The Greatest Hits' pada April 2019 itu mengaku memilih New York karena saat kunjungan pertama tak sempat jalan-jalan.

Pria yang memomulerkan lagu 'Suratku' itu ke New York tahun 2010 tapi cuma sehari saja. Naik bus dari Washington DC ke New York. Pria yang memiliki lebih dari 127.000 follower Instagram itu memastikan New York adalah satu keramahan beragam umat di dunia.

Setelah Salat Jumat, Hedi kembali bertemu dengan komunitas Yahudi - New York tersebut. Kelompok masih berada di luar gedung dan saling berbincang dengan para jamaah yang baru selesai ibadah. "Ini pengalaman menarik banget, mari kita bersama-sama membangun kehidupan yang penuh toleransi," tutup Hedi. (T/R9/f)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments