Senin, 01 Jun 2020
PDIPSergai Lebaran
  • Home
  • Hiburan
  • Artis Bollywood Pertama Terinfeksi Virus Corona Dituding Sembunyikan Riwayat Perjalanan, Aktor Korea Wafat

Artis Bollywood Pertama Terinfeksi Virus Corona Dituding Sembunyikan Riwayat Perjalanan, Aktor Korea Wafat

Senin, 23 Maret 2020 20:16 WIB
Foto SIB/Dok
Kanika Kapoor
Mumbai (SIB)
Sejumlah artis di belahan bumi terinfeksi virus corona. Setelah Hollywood dan di pusat industri hiburan global, Kanika Kapoor menjadi artis Bollywood pertama yang dinyatakan terinfeksi virus corona. Kanika positif Covid-19 tak lama setelah pulang dari London, Inggris.
Sempat beredar kabar Kanika menyembunyikan riwayat perjalanannya dari pihak bandara saat mendarat di India.

Terkait tuduhan tersebut, pelantun 'Babydoll' itu membantah. "Aku adalah seseorang yang berpendidikan dan bekerja keras. Aku menjadi bagian dalam proses pemindaian di bandara. Aku juga meminta CMO (petugas) untuk memeriksaku dan mengisi semua form di bandara," kata Kanika, Minggu (22/3).

Kanika mengumumkan sendiri positif corona pada Jumat, 20 Maret 2020. Menurutnya, gejala coronanya baru muncul empat hari sebelum ia dinyatakan positif. "Empat hari terakhir, aku flu. Aku menjalani tes dan ternyata aku positif Covid-19," ungkapnya seperti disiarkan OkeZone.com. "Sepuluh hari lalu, aku diperiksa di bandara seperti prosedur yang seharusnya ketika aku pulang. Gejala (corona) baru terlihat empat hari lalu," sambungnya.

Kanika tengah melakukan karantina mandiri. Ia pun mengingatkan masyarakat untuk lebih berhati-hati, menjaga kesehatan, dan melakukan tes ketika merasa sakit. "Aku merasa ok, seperti deman dan flu biasa. Tapi, kita perlu jadi masyarakat yang punya otak di saat seperti ini dan memikirkan orang-orang sekitar kita," pungkasnya.

Dari Korea Selatan, Lee Chi Hoon mengembuskan napas terakhir saat test corona.
Aktor yang tampil di acara Allzzang Generation meninggal dunia, Kamis (19/3) karena limfadenitis (infeksi kelenjar getah bening). Sebelum meninggal, ia mengungkapkan terlalu lemah untuk memegang mouse komputer. Ia lantas berharap kalau dia tidak terinfeksi virus corona atau Covid-19."Aku sudah bolak-balik ke rumah sakit karena limfadenitis selama dua hari belakangan, tapi hari ini aku juga merasakan nyeri tubuh akut. Kuharap bukan virus corona," kata pria berusia 32 tahun itu sebelum meninggal, seperti disiarkan ViVa.Co.Id, Minggu (22/3). "Aku bahkan tak punya kekuatan untuk memegang mouse, jadi aku menulis menggunakan ponsel. Ini adalah waktu yang sulit untuk semua orang. Jadi bertahanlah!" tambah Chi Hoon dalam unggahannya di media sosial.

Beberapa hari setelah unggahan tersebut, Chi Hoon dilarikan ke rumah sakit karena kondisinya memburuk. Namun, ketika ia tiba di rumah sakit, ia harus dites virus corona terlebih dahulu karena itu merupakan protokol rumah sakit.

Teman dekatnya, Seya mengungkapkan kalau Chi Hoo meninggal dunia karena dia terlambat ditangani dokter dan karena ia harus dites virus corona terlebih dahulu. "Dia menderita nyeri tubuh jadi dia dibawa ke ruang gawat darurat, tapi dia harus dites Covid-19 dulu dan mereka (tim medis) kehilangan periode tepat untuk memberinya penanganan yang seharusnya. Dia adalah teman yang baik," kata Seya.

Lee Chi Hoon membutuhkan penanganan sesegera mungkin setelah dia tiba di rumah sakit. Namun, karena harus menjalani tes virus corona, ia terlambat ditangani dan gejalanya semakin memburuk. Ia meninggal tak lama setelah tiba di rumah sakit. (T/R10/f)


T#gs
LebaranDPRDTebing
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments