Kamis, 21 Feb 2019
  • Home
  • Hiburan
  • Angelina Jolie Akhiri Kunjungan di Kamp Pengungsian Sebelum Serahkan Rp12,8 T

Angelina Jolie Akhiri Kunjungan di Kamp Pengungsian Sebelum Serahkan Rp12,8 T

admin Rabu, 06 Februari 2019 21:55 WIB
SIB/Dok
CATAT KELUHAN: Angelina Jolie mencatat keluhan pengungsi saat mengunjungi kamp pengungsi Rohingya di Cox's Bazar, Bangladesh, Senin (4/2).
Cox's Bazar (SIB) -Angelina Jolie mengunjungi kamp pengungsi Rohingya di Cox's Bazar, Bangladesh, Senin (4/2). Kunjungan aktris Hollywood dalam kapasitas sebagai duta badan PBB untuk pengungsi, UNHCR, itu sebelum penyerahan bantuan 920.000 dolar AS atau sekira Rp12,8 triliun untuk para pengungsi. Kunjungan dengan pengawalan superketat tersebut diakhiri pertemuan tertutup dengan Perdana Menteri Bangladesh Sheikh Hasina, Menteri Luar Negeri AK Abdul Momen dan sejumlah pejabat senior lainnya di Dhaka. Pertemuan untuk mendapatkan formula tertepat bagi organisasi pengungsi tersebut menyelesaikan persoalan dimaksud.

Begitu tiba di Bangladesh, Jolie minta langsung ke kamp di Teknaf, dekat perbatasan Myanmar. Di Cox's Bazar, ibu 6 anak berbincang dengan para pengungsi. Ia langsung yang mencatat apa yang disampaikan para pengungsi. Tak ada pernyataan yang disampaikan perempuan 43 tahun itu usai berkunjung.

Wakil Kepala Kepolisian Distrik Cox's Bazar Ikbal Hossain mengatakan, Jolie diagendakan masih mengunjungi banyak kamp lagi pada Selasa (5/2).

Maksud kunjungannya itu untuk mendengar langsung dari para pengungsi mengenai bantuan kemanusiaan jenis apa apa yang paling diperlukan para pengungsi.

Bangladesh menjadi negara yang menyediakan pengungsian terbesar di dunia dengan 620.000 orang dari etnis Rohingnya berada di sana.

Juli 2015, janda dari Brad Pitt itu bertemu dengan muslim Rohingya yang kala itu masih berada di Myanmar.

Hingga 2019 ada lebih dari 730.000 pengungsi Rohingya di Bangladesh yang kabur pascakekerasan militer Myanmar pada Agustus 2017. Sebanyak 620.000 di antaranya tinggal di kamp Kutupalong. Jumlah pengungsi itu sekaligus menjadikan Kutupalong sebagai kamp pengungsian terbesar di dunia. (T/R10/h)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments