Selasa, 17 Sep 2019
  • Home
  • Hiburan
  • 'Good Boys' Geser 'Hobbs & Shaw' dari Puncak Box Office

'Good Boys' Geser 'Hobbs & Shaw' dari Puncak Box Office

admin Selasa, 20 Agustus 2019 14:32 WIB
Pdt Bennet Sihombing MTh - Abraham Partogi Silalahi
Los Angeles (SIB) -'Hobbs & Shaw' digeser Good Boys' dari pucak tom box office. Film komedia tersebut menjadi jawara karena meraup pendapatan 21 juta dolar AS atau Rp 298,6 miliar di layar bioskop kawasan Amerika Utara.

Film yang diperankan oleh aktor remaja ini awalnya diprediksi mengantongi pendapatan sebesar 12 - 15 juta dolar AS. Film yang dipoduseri Seth Rogen dan Evan Goldberg tersebut dibintangi Jacob Tremblay, Keith L. Williams dan Brady Noon. Film bercerita tentang bocah lelaki berusia 12 tahun yang bersiap-siap untuk pesta ciuman pertama mereka.

Cerita film digarap Gene Stupnitsky. Dalam debutnya sebagai sutradara fitur, karyanya mampu diterima baik oleh para kritikus.
Posisi kedua ditempati 'Hobbs & Shaw'. Film spin off Fast and Furious ini menambahkan 14,1 juta dolar AS atau Rp 199 miliar di akhir pekan ke tiga. Jumlah kumulatif pendapatan film ini mencapai 133,7 juta dolar AS atau Rp 1,9 triliun dan 437 juta dolar AS atau Rp 6,2 triliun di pasar internasional.

Di posisi ketiga 'The Lion King' dengan perolehan 11,9 juta atau Rp 169,2 miliar. Angka fantastis juga dipamerkan oleh film live action garapan Jon Favreau selama lima pekan terakhir, yang telah mencapai Rp 19 triliun dari seluruh pasar domestik dan internasional.

Larisnya film tersebut tak terlepas dari kritisi dengan membandingkan film terdahulu dengan sekarang. "Generasi milenial, suka yang serba wah meski kadang tak sesuai dengan karakter," cerita Abraham Partogi Silalahi.

Kritik dari mahasiswa STAN Jakarta tersebut dibenarkan Pdt Bennet Sihombing MTh yang mengikuti versi animasi dan live action. "Jika mencermati adegannya, ada yang tak sinkron," ujarnya.

Di posisi keempat 'The Angry Birds Movie 2' menghasilkan 10,5 juta dolar AS atau Rp 149,3 miliar di akhir pekan. Setelah rilis pada Selasa (13/8), film menghasilkan nilai kumulatif 16,2 juta dolar AS atau Rp 230,4 miliar, jauh dari pendapatan pendahulunya yang tercatat sekitar, 38,2 juta dolar AS pada Mei 2016.

Di posisi kelima, 'Scary Stories to Tell in the Dark' dari Lionsgate menambah 10 juta dolar AS di akhir pekan ke dua. Dengan demikian, pendapatan kumulatif film 54,3 juta dolar AS atau Rp 772,3 miliar secara global. (T/R9/d)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments