Selasa, 15 Okt 2019
  • Home
  • Headlines
  • Tukang Jagal Meninggal Dunia Tersungkur di Leher Sapi Kurban

Tukang Jagal Meninggal Dunia Tersungkur di Leher Sapi Kurban

admin Selasa, 13 Agustus 2019 10:46 WIB
SIB/Dok/Capture video WAG
MENINGGAL: Seorang panitia kurban berinisial AH meninggal dunia saat hendak menyembelih hewan kurban di Cimahi Selatan, Kota Cimahi, Minggu (11/8).
Jakarta (SIB) -AH (52) warga Kampung Sukarintih RT 04/05, Kelurahan Melong Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi meninggal dunia saat hendak melaksanakan penyembelihan hewan kurban.

Panitia kurban diketahui akan menyembelih hewan kurban sapi, yang biasanya tukang sembelih hewan sapi disebut jagal.

Kejadian tersebut terjadi pada Minggu (11/8) sekitar pukul 11.00 WIB.

Kejadian itu dibenarkan Kapolsek Cimahi Selatan Kompol Sutarman saat dikonfirmasi Tribun Jabar melalui pesan whatsapp, pada Senin (12/8) dini hari.

"Ya benar korban berinisial AH meninggal dunia diduga saat akan mengurus sapi kurban dan setidaknya pada saat akan melaksanakan penyembelihan hewan qurban. Diduga karena kelelahan nungguin sapi kurban dari hari Sabtu," ujar Sutarman kepada Tribun Jabar.
Pihaknya beserta jajaran kepolisian langsung mengecek ke lokasi kejadian korban setelah video AH tersebar dimedia sosial.

Dalam video tersebut AH yang mengenakan peci warna hitam, kaos, celana warna hitam dan sepatu bot hendak mendekati sapi yang akan disembelih.

Kondisi sapi sudah keadaan terbaring dan terikat.

Nampak AH ketika itu membawa seutas tali, saat hendak mendekat sapi kurban tersebut, AH membungkukkan badannya, tiba-tiba AH tersungkur ke depan persis di dekat leher sapi yang akan dipotong.

Dari video tersebut masyarakat sekitar membantu menyelamatkan korban.

Namun nyawa AH tidak terselamatkan dan akhirnya meninggal dunia.

Sutarman mengatakan menurut keluarganya, AH tidak memiliki riwayat penyakit serius.

"Menurut saksi anak korban dan istri korban bahwa korban tidak pernah punya riwayat penyakit jantung maupun darah tinggi, namun demikian apabila sakit tidak pernah mau dikontrol ke dokter selama ini. AH sebelumnya bertugas jagal hewan kurban dari hari Sabtu 10 Agustus 2019 Pkl.21.00 WIB hingga dini hari diduga beliau kelelahan," ujarnya.

Sementara itu, di media sosial beredar video salah seorang hendak mengikat sapi kurban ditendang oleh hewan kurban tersebut.
Menurut Sutarman itu kejadian bukan di daerah Kelurahan Melong yang menimpa AH.

"Perlu kami jelaskan juga bahwa kejadian tersebut sama sekali tidak bersentuhan fisik dengan sapi kurban yang akan disembelih, jadi tidak benar sama sekali bahwa korban meninggal karena ditendang oleh sapi yang akan dikurbankan," ujarnya. (Tribun/q)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments