Selasa, 14 Jul 2020
  • Home
  • Headlines
  • Tuduhan Tak Terbukti, Nenek Noes Lepas Usai Disidang 16 Bulan

Tuduhan Tak Terbukti, Nenek Noes Lepas Usai Disidang 16 Bulan

Selasa, 04 November 2014 09:27 WIB
Jakarta (SIB)- Nenek Noes Soediono (75) harus terbang Jakarta-Solo PP untuk menghormati hukum selama 16 bulan lamanya. Ia dituduh memalsukan akta otentik dan dituntut 2 tahun penjara. Setelah proses yang cukup melelahkan, Nenek Noes terbukti tidak melakukan tindak pidana yang dituduhkan jaksa.

"Memutuskan, melepaskan terdakwa," putus majelis hakim PN Surakarta yang diketuai Yuli Hapsyah, Senin (3/11).

Majelis hakim menilai benar bahwa ada tindakan yang disangkakan jaksa tapi perbuatan itu bukanlah perbutan pidana. Atas putusan itu, kuasa hukum Nenek Noes, Rusdianto menyambut gembira. Padahal sejak awal, Nenek Noes yakin tidak bersalah tetapi kasus itu tetap dipaksakan ke persidangan.

"Dari awal memang pemeriksaan dari Mabes Polri dengan tim penyidik yang dipimpin Kombes Sigit Wibowo sudah sangat dipaksakan untuk mempidanakan klien kami," kata Rusdianto.

Kombes Sigit sendiri kini menjadi ajudan Presiden Jokowi. Di kasus itu, dengan bukti dokumen berbagai surat, juga dikuatkan dengan data labkrim sehingga sangat terang benderang proses pidana yang dituduhkan itu tidak pernah ada. Di proses penyidikan, tandatangan labkrim sempat diacuhkan.

"Setelah memasuki persidangan di PN Surakarta, klien kami baru mendapat kesempatan labkrim dengan hasil seperti apa yang disangkal," cetus Rusdianto.

Selain itu, Nenek Noes juga berharap kasus ini langsung berkekuatan hukum tetap dengan pihak jaksa tidak mengajukan kasasi. "Sehingga kami akan bisa menempuh langkah hukum lebih lanjut," pungkas Rusdianto.

Kasus bermula saat suaminya Noes meninggal dunia pada 2000-an. Setelah itu muncul orang yang mengaku telah membeli sebidang tanah Nenek Noes di jantung kota Solo pada 2006. Sengketa pun bergulir ke meja hijau. Hasilnya Nenek Noes menang di pengadilan negeri hingga tingkat kasasi yaitu akta jual beli tanah tersebut tidak sah dan tanah itu masih milik Nenek Noes.

Ternyata putusan kasasi belum titik. Nenek Noes lalu dituduh memberikan keterangan palsu dalam kasus perdata itu dan dilaporkan ke Mabes Polri. Babak baru pun dimulai yaitu Noes harus menjalani proses peradilan pidana yang berlarut-larut. Nenek Noes dikenakan tahanan kota di kasus itu. (detikcom/i)
T#gs
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments