Rabu, 20 Nov 2019
  • Home
  • Headlines
  • Tim Hukum Jokowi-Ma'ruf Serahkan 19 Bukti ke MK, Ada CD-Rekaman

Tim Hukum Jokowi-Ma'ruf Serahkan 19 Bukti ke MK, Ada CD-Rekaman

admin Jumat, 14 Juni 2019 10:34 WIB
SIB/Ant/Indrianto Eko Suwarso
SERAHKAN BUKTI: Ketua Tim Hukum Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Yusril Ihza Mahendra (kedua kiri) bersama Direktur Hukum dan Advokasi Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Ade Irfan Pulungan (ketiga kiri) dan Ketua Bidang Hukum HAM dan Perundang-undangan PDIP Trimedya Panjaitan (kiri) menunjukkan tanda terima penyerahan draf bukti-bukti keterangan selaku pihak terkait dalam PHPU Pilpres 2019 dari petugas di Gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Kamis (13/6).
Jakarta (SIB) -Tim hukum capres-cawapres Joko Widodo-Ma'ruf Amin menyerahkan berkas jawaban dan bukti untuk menghadapi sidang gugatan hasil Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi (MK). Ada 19 bukti yang diserahkan.

"Kalau kami sebetulnya lebih kepada argumentasi hukum, dan bukti-bukti yang kami serahkan tentu tidak sebanyak bukti-bukti yang diserahkan KPU dan Bawaslu. Hanya ada 19 bukti dan kemudian juga terdiri atas bukti surat, ada CD, ada rekaman," kata kuasa hukum Jokowi-Ma'ruf, Yusril Ihza Mahendra, di gedung MK, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Kamis (13/6).

Yusril mengatakan jawaban itu diberikan untuk merespons permohonan yang diajukan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno pada 24 Mei. Tim hukum Jokowi tidak memberikan jawaban atas materi gugatan perbaikan.

"Jadi yang kami serahkan hari ini itu adalah tanggapan atau keterangan terhadap permohonan yang disampaikan oleh pemohon pada tanggal 24 Mei 2019 yang lalu," ujar Yusril.

Yusril berpendapat, perubahan pemohonan yang diajukan tim Prabowo-Sandiaga seperti sebuah permohonan baru. Menurutnya, berkas mana yang akan diperiksa menjadi wewenang hakim.

"Walaupun kita tahu belakangan terjadi perubahan penyempurnaan bahkan menurut kami sudah menyerupai suatu permohonan yang baru. Ya, walaupun ini satu hal yang diperdebatkan, tapi itu nanti tergantung pada sikap dari majelis hakim apakah yang diperiksa adalah permohonan tanggal 24 Mei atau setelah dilakukan perubahan," kata dia.

"Walaupun kami dengan keras akan menolak adanya perubahan itu sesuai dengan ketentuan-ketentuan UU dan hukum acara MK bahwa dalam hal sengketa pilpres ini permohonan itu tidak boleh dilakukan perubahan sama sekali," imbuh Yusril.

Pantauan wartawan, tim hukum Jokowi-Ma'ruf tiba di gedung MK, pukul 14.50 WIB. Direktur Hukum dan Advokasi TKN, Ade Irfan Pulungan dan Ketua Bidang Hukum, HAM dan Perundang-undangan PDIP Trimedya Pandjaitan ikut dalam rombongan.

Setibanya, Yusril dan rombongan langsung menuju meja panitera. Mereka menyerahkan bukti-bukti guna menjawab gugatan tim hukum Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Berkas tersebut disusun dengan sampul bergambarkan Jokowi dan Ma'ruf. Di sampul berkas tersebut juga terdapat angka 01.
Sebelumnya, Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin menyiapkan draf jawaban sebagai pihak terkait dalam sidang gugatan hasil Pilpres di Mahkamah Konstitusi (MK). Gugatan Pilpres diajukan pasangan capres-cawapres Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

"Maka tentu tim hukum menyiapkan jawaban paling tidak dua versi. Pertama, berbasis permohonan awal, tanggal 24 Mei, yang kedua, tentu mencakup perbaikan materi," kata Wakil Ketua TKN Arsul Sani kepada wartawan, Kamis (13/6). (detikcom/d)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments