Selasa, 14 Jul 2020
  • Home
  • Headlines
  • Tiga dari Enam Perampok Wartawan SIB Roy Simorangkir Diringkus Polisi

Tiga dari Enam Perampok Wartawan SIB Roy Simorangkir Diringkus Polisi

*Tiga Pelaku Lagi Dicari Hidup atau Mati
Jumat, 12 September 2014 10:25 WIB
DIPERLIHATKAN: Para pelaku perampokan wartawan SIB Roy Simorangkir, diperlihatkan di Polresta Medan, Kamis (11/9).
Medan (SIB)- Tim gabungan Polresta Medan, Polsek Deli Tua dan Polsek Helvetia akhirnya berhasil mengungkap perampokan disertai penembakan yang dialami wartawan SIB, Roy Simorangkir (32) warga Jalan Gaperta Ujung, Medan Helvetia tiga minggu lalu.

Tiga dari enam tersangka ditangkap dari tempat terpisah, seorang di antaranya ditembak karena berusaha melawan saat akan ditangkap. Ketiga pelaku itu adalah  TM (26), HP (27) ditembak dan JS (27) warga jalan Flamboyan Raya Medan Selayang. Sedangkan tiga pelaku lainnya yang disebut-sebut otak pelaku masih diburon dan masuk Daftar Pencarian Orang (DPO).

Dijelaskan Nico, dari penyelidikan diketahui, ketiga tersangka itu merupakan pelaku utama perampokan terhadap wartawan  SIB. Saat beraksi di lokasi kejadian ketiganya   melakukan pemepetan, perampasan sepedamotor korban dan penodongan senjata Air softgun kepada korban.

Namun pada  saat beraksi, korban sempat melakukan perlawanan, sehingga satu unit sepedamotor milik pelaku  tertinggal di lokasi kejadian,
Masih kata orang nomor satu di Polresta Medan itu, kelompok pelaku ini juga terlibat 43 kasus perampokan di wilayah hukum Polresta Medan.

Kapolresta Medan menegaskan kepada tiga pelaku lainnya JFS, JT alis Bapak Gres, dan Rev harap menyerahkan diri, jika tidak pihaknya akan melakukan tindakan tegas. Namun jika tidak mau menyerahkan diri, akan terus dicari hidup atau mati.

"Jika menyerahkan diri kita  akan perlakukan dengan baik, namun jika tidak mau menyerahkan diri, kita akan  cari hidup atau mati," tegas Kombes Pol Nico.

Dikatakannya lagi, dari ketiga tersangka itu, polisi menyita barang bukti  satu unit sepedamotor Yamaha Mio warna hitam BK 3991 AEL, satu helm yang dipakai tersangka untuk memukul korban, satu kemeja batik dan kaos singlet warna putih, 2 butir peluru Softgun yang disita dari TKP dan 2 pucuk Softgun yang disita dari para tersangka,  sepasang sepatu warna coklat.

Ketika disinggung apakah kasus tersebut murni perampokan atau ada unsur lain,  Kombes Nico menegaskan, kasus dimaksud memang murni perampokan.

"Kasus ini murni perampokan. Para tersangka memang dari awal berniat merampas sepedamotor Kawasaki Ninja milik korban, yang kemudian dijual kepada seseorang seharga Rp 30 juta," jelasnya.

Kapolresta Medan juga mengatakan, pihaknya juga akan menangkap pembeli sepedamotor milik korban yang dijual oleh para pelaku.

Seperti diketahui, Roy Simorangkir (32) dirampok   6 pria bersenjata Air soft gun di Jalan Gaperta Ujung Medan Helvetia saat hendak pulang, Sabtu (16/8) dinihari lalu. Setelah melumpuhkan korban, para pelaku menggasak sepeda motor Kawasaki Ninja Warior BK 3116 ONE yang dikendarai si korban.(A12/ r)
T#gs
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments