Rabu, 20 Nov 2019
  • Home
  • Headlines
  • Tiga Kendaraan Tertimbun Lumpur di Jembatan Jalinsum Parapat, Arus Lalulintas Lumpuh

Tiga Kendaraan Tertimbun Lumpur di Jembatan Jalinsum Parapat, Arus Lalulintas Lumpuh

* Jalan Lubuknornor Labuhanbatu Tertimbun Longsor
Admin Rabu, 19 Desember 2018 10:20 WIB
SIB/Dok
Parapat (SIB) -Tiga kendaraan yang sedang melintas di Jembatan Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) tepatnya di Jembatan Sidua-dua Dusun Sualan Nagori (Desa) Sibaganding Kecamatan Girsang Sipanganbolon Simalungun tertimbun lumpur, Selasa (18/12). Arus lalulintas pun lumpuh total.

Sebelumnya Jembatan Sidua-dua tersebut sudah tertimbun lumpur, Sabtu (15/12), menyebabkan satu dari dua jembatan yang bersebelahan dengan perbukitan tertimbun lumpur dan mengganggu arus lalulintas. Namun kedua jembatan itu kembali tertimbun lumpur hingga menimbun tiga kendaraan yang melintas dan menyebabkan arus lalulintas dari dan ke Parapat macet total.

Informasi dihimpun dari Manager pengerjaan Jalinsum PT Bumi Karsa Hamdan melalui selulernya mengatakan, tiga kendaraan yaitu truk, mini bus dan pick up terjebak di atas jembatan akibat tertimbun material lumpur dari perbukitan saat melintas  di atas Jembatan Sidua-dua.

Hamdan menerangkan, alat berat dan peralatan lainnya sudah standby di lokasi kejadian dan akan melakukan proses pemindahan material dari badan jembatan. Namun pengerjaan terganggu karena hujan dan lumpur masih tetap mengalir dari perbukitan.

Kanit Lantas Polsek Parapat Ipda M Matondang menyampaikan, dalam bencana tertimbunnya Jembatan Sidua-dua tidak ada korban jiwa. Seluruh penumpang dan pengemudi selamat dari musibah namun tiga kendaraan masih terjebak di atas jembatan akibat tertimbun lumpur.

Dikatakan, akibat lumpuhnya kedua jembatan, arus lalulintas dari dan ke Parapat lumpuh total dan terjadi kemacetan beberapa kilometer dari dua arah Pematangsiantar-Tobasa.

Tertimbun Longsor
Sementara itu, selain bencana banjir yang melanda pemukiman penduduk dan jembatan gantung rubuh dihantam derasnya luapan air sungai, jalan kabupaten di Dusun Lubuknornor Desa Janji Kecamatan Bilah Barat Kabupaten Labuhanbatu juga tertimbun tanah longsor akibat tingginya curah hujan,  Senin (17/12) malam. Akibatnya, warga pengguna jalan merasa tidak nyaman dan arus lalulintas terganggu, Selasa (18/12). 

Warga meminta Kepala Dinas PU Bina Marga segera mengirimkan alat berat untuk membersihkan material tanah longsor dari badan jalan menuju Desa Tanjungmedan Bilah Barat itu. 

Kepala Desa Janji, Zahri Hasibuan menyebut pihaknya sudah turun ke lokasi mengevakuasi material longsor agar arus lalu lintas kembali normal. Hanya saja, katanya, mereka masih menggunakan alat seadanya sehingga diperlukan alat berat untuk membersihkan material longsor dari badan jalan.

"Saya sudah lapor ke BPBD Labuhanbatu. Saat ini, kita sama-sama di lapangan bersama unsur pimpinan kecamatan membersihkan tanah longsor agar arus lalulintas bisa berjalan normal," sebutnya.

Kepala BPBD Labuhanbatu, Sofyan Hasibuan mengatakan pihaknya masih menunggu alat berat untuk menggeser tanah yang menimbun badan jalan.

Dia menyebut material tanah longsor telah menutupi separuh badan jalan, sangat mengganggu kenyamanan warga pengguna jalan. 

"Kita berharap Kadis PU Bina Marga segera mengirimkan becho untuk menyingkirkan tanah akibat longsor yang menutupi separoh badan jalan. Ini kita masih menunggu pihak PU membawa becho," ujarnya.
 
Sofyan juga menyampaikan, sesuai arahan Plt Bupati Labuhanbatu Andi Suhaimi Dalimunte, pihaknya harus tetap siap siaga jika sewaktu-waktu terjadi bencana alam di Kabupaten Labuhanbatu.

"Tak ada kata lelah, kita tetap siaga! Salam Tangguh," kata Sofyan. (D13/BR6/d) 
Editor: Admin

T#gs
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments