Selasa, 14 Jul 2020
  • Home
  • Headlines
  • Terminal Terpadu Tidak Difungsikan, Truk Bongkar Muat di Inti Kota Tanjungbalai

Terminal Terpadu Tidak Difungsikan, Truk Bongkar Muat di Inti Kota Tanjungbalai

*Fraksi PDIP Minta Dinas Perhubungan Tidak Neko-neko
Sabtu, 13 September 2014 09:47 WIB
Tanjungbalai (SIB)- Kinerja Dinas Perhubungan Pemko Tanjungbalai dipertanyakan akibat truk bebas masuk hingga ke inti kota. Pemandangan ini sering ditemukan di Jalan Asahan, Jalan Sisingamangaraja, Jalan S Parman, Jalan T Umar dan sejumlah jalan di inti kota lainnya.

Pantauan SIB, di Jalan Sisingamangaraja, persisnya depan perguruan Sisingamangaraja Tanjungbalai, sejumlah truk ukuran sedang dan besar melakukan bongkar muat, Rabu (10/9) sekira pukul 11.20 WIB. Salah satu truk tronton terlihat sedang melakukan bongkar muat alat-alat elektronik yang dikemas dalam kotak ukuran besar. "Kita nggak tahu ada terminal bongkar muat di kota ini bang. Jadi kami masuk aja ke inti kota dan nggak ada larangan," ujar sopir truk yang mengaku bernama Sugeng. Sugeng mengakui armada truknya berasal dari Jakarta bermuatan kulkas, mesin cuci dan bahan elektronik lainnya dan kebetulan masuk ke Tanjungbalai mengantar pesanan pemilik toko lalu kembali ke Jakarta. "Jarang kita ke sini, bang. Kita banyak ke Medan," sebutnya.

Pantauan SIB, akibat bebasnya truk masuk dan melakukan bongkar muat membuat ruas jalan menjadi padat dan macet dan dikuatirkan bila hal ini berkepanjangan akan mengakibatkan ruas jalan inti kota akan mudah rusak.

Di tempat terpisah, Ketua Fraksi PDIP DPRD Tanjungbalai Leiden Butarbutar SE  mengatakan larangan truk masuk ke inti kota telah ada dan seluruh truk harus melakukan bongkar muat di terminal  terpadu. " Kita nggak sentimen sama Kadisnya, apalagi dia baru menjabat tapi kondisi ini harus dikejar dan diselesaikan. Kerja jangan neko-neko," tegas Leiden seraya menagih janji wali kota untuk secepatnya melakukan motivasi dan bimbingan kepada Dinas Perhubungan sesuai isi berita SIB. (D17/ r)
T#gs Terminal
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments