Minggu, 05 Apr 2020
  • Home
  • Headlines
  • Terkait Pengaduan Wartawan SIB, Polres Tanjungbalai Surati BPK RI Sumut

Terkait Pengaduan Wartawan SIB, Polres Tanjungbalai Surati BPK RI Sumut

admin Rabu, 21 Agustus 2019 10:21 WIB
Tanjungbalai (SIB) -Terkait pengaduan masyarakat (Dumas) Wartawan Harian SIB Regen Silaban (32) ke Polres Tanjungbalai terhadap anggota dan Kepala BPK RI perwakilan Sumut Vincentia Moli Ambar Wahyuni, atas dugaan kasus menghalangi tugas dan melecehkan wartawan, penyidik melayangkan surat panggilan kepada BPK RI perwakilan Sumut dengan No. B663/VIII/Res 1.24/2019/Reskrim tertanggal 20 Agustus 2019.

Dalam surat itu BPK perwakilan Sumut diminta hadir memenuhi panggilan penyidik untuk diperiksa keterangannya atas pengaduan tersebut pada hari Senin 26 Agustus 2019 mendatang.

"Tindak lanjut pengaduan Wartawan SIB saat ini sudah pada tahap pemanggilan terhadap pihak BPK Sumut. Kita berharap pihak BPK bisa memenuhi pemanggilan sesuai jadwal yang ditentukan penyidik sehingga proses hukum permasalahan ini bisa cepat diproses sesuai ketentuan yang berlaku,"kata Kapolres Tanjungbalai AKBP Irfan Rifai, melalui Humas Iptu AD Panjaitan kepada SIB, Selasa (20/8), saat dimintai keterangan terkait hal tersebut di ruangannya.

Panjaitan juga mengatakan panggilan itu dilakukan setelah 7 saksi sudah diperiksa penyidik sebelumnya. Empat saksi itu di antaranya dari pihak Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Tanjungbalai yakni Sekretaris PUPR Agus Salim, Kabid Bina Marga Basuki dan dua orang anggotanya.

"Para saksi yang diperiksa itu adalah yang berada di lokasi kejadian dan mendampingi petugas lapangan BPK RI perwakilan Sumut mengambil sampel hotmix dilokasi yakni di proyek hotmix Jalan M Abbas / Semenanjung Tanjungbalai. Para saksi juga membenarkan mereka ada melihat pertemuan hingga terjadi percakapan antara Wartawan SIB dengan seorang wanita yang merupakan ketua tim petugas lapangan BPK RI Sumut pada saat di lokasi kejadian," kata Panjaitan.

Untuk itu, dia berharap pihak BPK langsung merespon dengan memenuhi panggilan tersebut. "Dan jika keterangan mereka dengan pelapor (wartawan SIB Regen Silaban) ditemukan ketidaksesuaian, kita juga akan lakukan konfrontir kedua belah pihak, "pungkas Panjaitan.

Sebelumnya, Kasat Reskrim Polres Tanjungbalai AKP SK Harefa saat dimintai keterangan menegaskan pengaduan Wartawan SIB itu merupakan atensi pihaknya dan akan diproses sesuai aturan hukum yang berlaku. Namun diakuinya, prosesnya cukup lama dan membutuhkan waktu karena penyidik selama ini terkendala saksi dari pihak dinas PUPR yang dipanggil selalu mangkir dan beralasan untuk tidak hadir.

"Untuk itu kita sangat berharap semua pihak yang dipanggil agar kooperatif, sehingga proses hukum permasalahan ini secepatnya berjalan. Karena kita ketahui publik juga ingin tau lebih lanjut proses permasalahan ini, " pungkasnya.

Terpisah, pelapor Regen Silaban mengharapkan pengaduannya tersebut berjalan sesuai proses hukum yang berlaku demi tegaknya perlindungan hukum bagi wartawan yang menjalankan tugas jurnalistik khususnya di Tanjungbalai. "Saat ini sudah 4 bulan lamanya pengaduan saya ini berjalan. Sehingga saya sangat berharap tindak lanjut pengaduan kami ini bisa lebih cepat diproses sesuai aturan hukum yang berlaku," katanya. (A09/BR5/c)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments