Kamis, 21 Nov 2019
  • Home
  • Headlines
  • Terbukti Selingkuh dan Bercinta di Pengadilan, Hakim Elsadela Dipecat

Terbukti Selingkuh dan Bercinta di Pengadilan, Hakim Elsadela Dipecat

*Hakim Pasangan Selingkuh Elsada Juga Dipecat
Rabu, 05 Maret 2014 09:26 WIB
Sib/int
Sidang Majelis Kehormatan Hakim beberapa waktu lalu
Jakarta  (SIB)- Majelis kehormatan hakim memutuskan Hakim PN Tebo, Jambi, Elsadela terbukti bersalah melanggar kode etik karena terlibat perselingkuhan. Elsadela yang berselingkuh dengan hakim itu dipecat dengan tetap mendapat hak pensiun.

"Menjatuhkan sanksi kepada hakim terlapor dengan sanksi berat berupa pemberhentian tetap dengan hak pensiun," ujar Ketua MKH Andi Syamsu Alam, saat membacakan putusan, di gedung MA, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta, Selasa (4/3/2014).

Elsadela terbukti melanggar keputusan bersama Mahkamah Agung dan Komisi Yudisial tentang kode etik dan pedoman perilaku hakim. Hal yang dianggap memberatkan oleh majelis hakim sehingga Elsadela harus dipecat karena dia melakukan perselingkuhan, dalam hal ini hubungan badan, berkali-kali.

"Terlapor melakukan perbuatan (hubungan badan) tersebut berkali-kali. Selanjutnya dilakukan di ruang pengadilan agama," ucap anggota majelis Desnayati saat membacakan putusan.

Sedangkan hal yang meringankan adalah bahwa Elsadela menyesali dan tidak akan mengulangi perbuatannya.

"Memerintahkan MA untuk memberhentikan sementara terlapor hingga ada surat putusan dari presiden," ujar majelis hakim.

Juga Dipecat

Hakim Pengadilan Agama Tebo, Mustahi, dipecat dengan tetap mendapat hak pensiun karena terbukti selingkuh. Ia resmi menyusul pasangan selingkuhnya, hakim Elsadela, yang juga dipecat oleh majelis hakim.

"Memutuskan, menyatakan terlapor terbukti melakukan pelanggaran terhadap surat keputusan bersama ketua MA dan KY tahun 2009. Menjatuhkan hukuman disiplin berat berupa pemberhentian tetap dengan hak pensiun," ujar ketua majelis hakim Andi Syamsu Alam.

Mustahi sebelumnya dilaporkan berselingkuh dengan Elsadela dan sempat melakukan hubungan badan lebih dari satu kali. Dalam sidang yang digelar tertutup Mustahi mengaku khilaf dan menyadari kesalahannya.

"Terlapor telah mengakui kesalahan dan kooperatif mengaku perbuatannya. Terlapor menyesali dan tidak akan mengulangi perbuatannya," tutur anggota majelis hakim Desnayati, saat membacakan pembelaan Mustahi.

Meski begitu, majelis hakim menolak segala pembelaan Mustahi dengan tetap memberhentikannya. Apalagi Mustahi melakukan perselingkuhan tersebut lebih dari satu kali.

"Hal yang memberatkan terlapor melakukan perbuatan tersebut berkali-kali," jelas Desnayati.

 Bungkam

Usai putusan sidang majelis kehormatan hakim, Elsadela terus menutupi wajahnya dari sorotan kamera wartawan. Hakim PN Tebo yang dipecat karena terbukti selingkuh itu memilih tak mengeluarkan statemen apapun.

Elsadela nampak mengenakan blazer hitam dan kerudung berwarna hitam putih. Wanita berkacamata itu nampak berjalan cepat meninggalkan ruang sidang.

Sang ibu, Lelawati, juga nampak menemani sang anak menjalani sidang. Wanita berkerudung itu terlihat menangis saat tahu sang anak harus menanggalkan jubah hakim berwarna merahnya.

Hal yang dianggap memberatkan oleh majelis hakim sehingga Elsadela harus dipecat karena dia melakukan perselingkuhan, dalam hal ini hubungan badan, berkali-kali.

 Suami: Saya Tetap Terima Dia

Elsadela dipecat dari profesinya karena terbukti berselingkuh. Meski begitu, sang suami Herman tetap menerima kembali Elsadela dengan lapang dada sebagai istrinya.

"Lalu saya akan menerima dia kembali sebagai istri saya, ibaratnya kita akan mulai lagi dari nol," kata Herman, usai menghadiri sidang etik sang istri, di MA.

Herman merupakan pihak yang melaporkan perbuatan istrinya kepada Komisi Yudisial (KY). Saat itu ia melaporkan Elsadela berselingkuh dengan hakim Pengadilan Agama Tebo, Mustahi.

Dalam pembelaannya di sidang etik, Elsadela mengaku terbuai dengan sosok Mustahi yang bak malaikat. Saat itu rumah tangganya bersama Herman memang sudah tak harmonis. Namun, Mustahi justru seolah memanfaatkan keretakan rumah tangga tersebut untuk merebut hati Elsadela.

"Kemudian terlapor (Elsadela) terbuai dan menganggap Mastuhi bagaikan malaikat penyelamat. Ternyata pada kenyataannya Mastuhi adalah serigala berbulu domba," kata anggota majelis Desnayati, saat membacakan putusan.

Elsadela kini telah mengajukan surat permintaan cerai terhadap Herman ke Ketua PN Tebo.

 Bercinta di Ruang Sidang

Tak terima diselingkuhi, Herman melaporkan istrinya yang berprofesi sebagai hakim ke Komisi Yudisial (KY). Proses di KY terus berjalan hingga akhirnya sang istri terbukti bersalah dan dipecat sebagai hakim.

Perselingkuhan sang istri, Elsadela, hakim PN Tebo, bukan tanpa bukti. Herman menuturkan ia memergoki sendiri istrinya yang jalan berdua dengan selingkuhannya. Selain itu ia juga menemukan plastik berisi tisu yang ada cairan sperma dan bulu kemaluan.

"Jadi waktu itu pas mergokin mereka saya menemukan plastik berwarna putih. Di dalamnya itu macam-macam. Termasuk juga ada tisu yang ada bekas spermanya, terus juga banyak ditemukan bulu kemaluan," kata Herman kepada wartawan, usai menghadiri sidang etik sang istri di MA.

Herman sebelumnya menuturkan, sang istri bersama oknum hakim bernama Mustahi saat itu tengah mengendarai motor berdua. Elsadela saat itu mengaku bahwa Mustahi hanyalah ojek.

Tak percaya begitu saja, akhirnya Herman menemukan plastik tersebut. Setelah ditelusuri ternyata kedua pasangan selingkuh itu baru saja melakukan hubungan badan di Pengadilan Agama Tebo, tempat Mustahi berdinas.

Herman menerima putusan Majelis Kehormatan Hakim (MKH). Pria yang berprofesi sebagai Protokoler di pemda Jambi itu juga berharap Mustahi akan diberi sanksi berat oleh majelis etik.

"Saya berharap yang pria akan diberi hukuman sanksi berat, sesuai perbuatannya," tuturnya. (detikcom/c)


T#gs
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments