Senin, 10 Agu 2020
  • Home
  • Headlines
  • Temuan BPK, Bansos Digunakan untuk Beasiswa ASN Pemkab Nisbar Menyalahi

Temuan BPK, Bansos Digunakan untuk Beasiswa ASN Pemkab Nisbar Menyalahi

* Sekretaris BPKPAD Menolak Keterangannya Dikutip Wartawan
Rabu, 08 Juli 2020 10:05 WIB
solopos.com

Ilustrasi

Nias Barat (SIB)
BPK RI menemukan pemberian Bansos berupa beasiswa kepada 11 Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkab Nias Barat (Nisbar) untuk melaksanakan izin belajar pasca sarjana di Universitas HKBP Nomensen Medan sebesar Rp 525 juta, tidak sesuai dengan ketentuan.

Sehingga ASN penerima harus mengembalikan dana beasiswa tersebut ke Pemkab. Namun sejauh ini masih baru 3 ASN yang melakukan pengembalian lunas, sementara 8 ASN lainnya belum jelas.

Dikonfirmasi, Senin (6/7), Sekretaris Badan Pengelola Keuangan, Pendapatan dan Aset Daerah (BPKPAD) Nias Barat, Yeremia Dodi Putra Daelin, tidak bersedia dikutip keterangannya soal pengembalian beasiswa 11 ASN sesuai temuan Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) tahun 2018.

Ia mengatakan dirinya tidak bersedia hasil komunikasi dengan wartawan dikutip untuk bahan berita. "Saya tidak bersedia dikutip pembicaraan saya. Semua itu harus resmi bro," katanya melalui pesan singkat.

Ia kemudian tidak menjawab ketika diminta memperjelas maksudnya soal permintaan keterangan harus resmi.

Padahal wartawan mau mengklarifikasi soal salah satu dari tiga inisial nama ASN sebagai penerima bansos uang beasiswa dan kemudian mengembalikannya ke kas daerah ada tertulis YDPD yang diduga adalah Yeremia. (N03/c)

T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments