Sabtu, 23 Nov 2019
  • Home
  • Headlines
  • Tanah Longsor, Jalinsum P Siantar-Parapat Terancam Putus

Tanah Longsor, Jalinsum P Siantar-Parapat Terancam Putus

Admin Senin, 03 Desember 2018 12:39 WIB
SIB/Linggom Parhusip
Tiga Dolok (SIB)  -Tanah di pinggir jalan nasional di Dusun Marihat Huta Nagori (desa) Dolok Parmonangan Kecamatan Dolok Panribuan Simalungun, longsor hingga ke tepi badan Jalan Lintas Sumatera Utara (Jalinsum) Pematangsiantar-Parapat sehingga jalan terancam putus, Sabtu  (1/12).

Informasi dihimpun dari warga sekitar , marga Sinaga dan boru Sijabat di lokasi longsor, menyebutkan intensitas hujan, Jumat (30/11) malam sangat tinggi sehingga beberapa meter tanah di pinggir Jalinsum Pematangsiantar-Parapat longsor ke jurang berkedalaman puluhan meter .

"Untung badan jalan tidak ikut longsor," kata Sinaga sembari meletakkan kayu di  lokasi longsor sebagai tanda bagi pengguna jalan agar hati-hati.

Pengamatan SIB, sekitar beberapa meter tanah di tepi jalan longsor, tampak pipa diduga milik PDAM Tirta Lihou Dolok Panribuan putus total hingga terus mengeluarkan air menggerus tanah.

Sementara konsultan pengerjaan Jalan PT Bumi Karsa PT Seecons Alfonso Panjaitan ketika dimintai keterangan melalui selulernya mengatakan dia sudah meninjau lokasi longsor dan akan  segera memasang tanda agar pengemudi lebih hati-hati saat melintas di sekitar lokasi longsor.

Menurut Alfonso, penyebab longsor selain intensitas hujan yang tinggi juga diakibatkan  pipa air minum berukuran 3 inchi yang tertanam di pinggir badan jalan bocor sehingga lama-kelamaan tanah di sekitar pipa tergerus air sedikit demi sedikit yang akhirnya melebar dan longsor semakin besar.

Dikatakannya pihaknya akan segera berkoordinasi dengan pemilik pipa air minum yang saat ini putus total dan mengeluarkan air. "Kita akan segera berkoordinasi dengan pemilik pipa agar pipa segera disambung, kemudian akan dilakukan penanggulangan longsor sesegera mungkin," katanya.(D13/D04/c)
Editor: Admin

T#gs
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments