Selasa, 22 Okt 2019

Hari Ini, Tiga Tahun Dalam Kenangan

Taman Memorial DR GM Panggabean Dibangun Di Medan

Senin, 20 Januari 2014 12:30 WIB
SIB/dok
TAMAN MEMORIAL DR GM PANGGABEAN : Gambar desain arsitek tempat peristirahatan terakhir almarhum DR GM Panggabean, Pendiri Harian Umum SIB dan Kelompok Penyelenggara Pendidikan Universitas Sisingamangaraja XII yang dimulai pemugarannya, Senin (20/1), denga
Medan (SIB)- Peringatan tiga tahun wafatnya tokoh masyarakat kelahiran Sumatera Utara, Alm DR GM Panggabean, dilangsungkan pagi hari ini dengan upacara ziarah serta dilangsungkan dengan peletakan batu pertama sebagai pertanda dimulainya pembangunan makam yang permanen dengan konsep Taman Memorial (Memorial Park) DR GM Panggabean, di Komplek Graha GM Panggabean Jalan Sisingamangaraja Medan.

Seperti diketahui, 20 Januari 2011 lalu DR GM Panggabean meninggal dunia di RS Mount Elisabeth, Singapura, pasca menjalani operasi jantung.
Pak GM dikebumikan di lahan keluarga dan direncanakan baru akan membangun kompleks makamnya yang permanen pada tahun lalu.

Dalam Rapat Tahunan Keluarga / Ahli Waris pada Januari tahun 2013 sebetulnya sudah diputuskan untuk memulai pembangunannya.

Namun keluarga menundanya karena desain dari  arsitek sebelumnya yang digagasi mulai tahun 2012 belum juga dirasakan mampu me-representasi konsep yang digagas keluarga.

Konsep Taman Memorial (Park)
Untuk memenuhi pesan almarhum  agar tempat peristirahatannya terakhir dibuat di Medan dengan nuansa yang nyaman agar keturunannya sampai ke cucu dekat dan bisa berziarah ataupun sekedar berkumpul bersama memupuk kekeluargaan dan bersekutu dalam doa di makamnya, maka keluarga menilai  konsep “taman memorial (memorial park)” merupakan yang paling ideal untuk menampung hasrat almarhum semasa hidupnya itu.

Desain pembangunannya  menampung beberapa aspek utama,  selain bernuansa religius dengan estetika tradisi budaya yang dikemas dalam artistik bergaya klasik,  desain juga harus mengedepankan keasrian dan ketenangan (serenity) untuk menjadi daya tarik bagi berkumpulnya keturunan almarhum maupun para kerabat untuk mengenang dan mengkhidmati sejarah hidup almarhum. Konsep taman ini  diyakini menunjang nuansa itu bahkan jadi inspirasi bagi yang mengunjunginya.

 Akhirnya desain yang diajukan  arsitek muda, Darwin, dapat mengakomodir konsep yang diyakini keluarga sebagai yang mewakili cita rasa almarhum yang semasa hidupnya yang juga adalah pengagum berbagai desain arsitek.

Pada Desember tahun lalu,  akhirnya Darwin menyelesaikan desainnya yang mampu menampung konsep ini. 

Peletakan batu pertama tersebut akan dilakukan Bishop GKPI Pdt Patut Sipahutar MTh, Ny Alm DR GM Panggabean/ R Br Hutagalung dan keluarga, mewakili para sahabat, mewakili perusahaan maupun institusi yang didirikan almarhum, yakni Harian Umum Sinar Indonesia Baru (SIB), PT Sere Megawati, Universitas Sisingamangaraja XII Medan, Universitas Sisingamangaraja Tapanuli (Unita), Ketua STMIK Sisingamangaraja XII dan arsitek Taman Memorial DR GMP.

Acara peletakan batu pertama  yang didahului ziarah ke makam Alm DR GM Panggabean dan kebaktian yang dipimpin oleh Bishop GKPI, akan diikuti  dua-ratusan hadirin. (R1/A13/ r)
T#gs
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments