Sabtu, 07 Des 2019
  • Home
  • Headlines
  • Surati Kadis Kebersihan, 5 Tahun Warga Kelurahan Kwala Bekala Cium Bau Busuk dari TPA Liar

Surati Kadis Kebersihan, 5 Tahun Warga Kelurahan Kwala Bekala Cium Bau Busuk dari TPA Liar

* Dinas Kebersihan akan Menertibkan
admin Rabu, 11 September 2019 10:48 WIB
SIB/Dok
Tempat pembuangan sampah illegal yang berada di jalan Jalan Pintu Air IV Gang Maju Raya, Kelurahan Kwala Bekala, kecamatan Medan Johor.
Medan (SIB) -Warga Kelurahan Kwala Bekala Kecamatan Medan Johor, khususnya di Jalan Pintu Air IV Gang Maju Raya Dalam menolak kehadiran tempat pembuangan akhir (TPA) sampah liar di wilayah mereka. Keberatan tersebut mereka tuangkan dalam surat yang dibubuhi tandatangan ditujukan kepada Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan pertengahan Agustus lalu.

Salah seorang warga, Joni Sembiring kepada wartawan, Selasa (10/9) mengatakan, derita menghirup bau busuk tersebut sudah mereka rasakan selama 5 tahun. Keberadaan TPA liar tersebut telah melanggar undang-undang nomor 32 tahun 2009 perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup.

"Juga melanggar peraturan pemerintah nomor 27 tahun 2012 tentang lingkungan hidup, Permen Lingkungan Hidup nomor 5 tahun 2012 tentang jenis rencana usaha dan kegiatan yang wajib memiliki AMDAL serta Permen Lingkungan Hidup nomor 17 tahun 2012 tentang pedoman keterlibatan masyarakat dalam proses dampak lingkungan hidup dan izin," kata Joni Sembiring.

Menurut dia, kalau hujan deras datang rembesan air dari TPA turun ke pemukiman warga. Sehingga apa yang dibawa air masuk ke pekarangan sampai ke rumah penduduk. "Bahkan tidak jarang ulat-ulat sampah masuk ke pemukiman warga, ini sangat memilukan kami," ungkap Joni.

Padahal, kata dia lagi, TPA hanya ada satu di Medan yakni, Kelurahan Terjun, kecamatan Medan Marelan. Karena TPA tidak boleh sembarangan dibuat harus berdasarkan kajian analisa dampak lingkungan hidup, tempatnya luas dan jauh dari pemukiman warga.

"Untuk urusan sampah harus tidak boleh sembarangan menempatkannya, karena banyak kuman terdapat pada sampah dan sangat berpotensi menimbulkan penyakit. Kami berharap Pemko Medan melalui Dinas Kebersihan dan pertamanan meninjau ulang TPA dan menutupnya dari lokasi tersebut. Kami tidak tahu apakah itu liar atau tidak, yang pasti sudah lima tahun TPA tersebut ada," terangnya.

Kadis Kebersihan dan Pertamanan Pemko Medan Muhammad Husni yang dihubungi wartawan membenarkan adanya TPA liar tersebut. Keberadaan TPA tersebut tidak sesuai dengan tata kelola persampahan yang ada dan dikelola oleh seorang warga yang memiliki lahan. Pihaknya sudah berkordinasi dengan Camat Medan Johor tinggal berunding dengan para pemangku wilayah.
"Teguran sudah 3 kali kita berikan agar TPA tersebut dibongkar, kalau masih tidak diindahkan, dalam waktu dekat kami akan melakukan penertiban bersama OPD teknis," kata Husni. (M10/t)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments