Senin, 22 Apr 2019

Kasus Dana Hibah KNPI

Sekda dan Mantan Sekda Binjai Dipanggil Poldasu

admin Senin, 11 Februari 2019 10:34 WIB
Binjai (SIB) -Unit Tipikor Poldasu memanggil mantan Sekda Binjai Elyuzar Siregar dan Sekda saat ini Mafulah Daulay sebagai saksi dalam penanganan kasus dana hibah KNPI Binjai tahun 2016, 2017 dan tahun 2018 sebesar Rp1 miliar lebih kepada Ketua KNPI versi Arif Rahman Nasution yang merupakan keponakan Wali Kota Binjai HM Idaham untuk 61 OKP di Kota Binjai.

Mafulllah Daulay dan mantan Sekda Binjai Elyuzar Siregar dijadwalkan hari ini Senin (11/2) akan memenuhi panggilan Poldasu untuk dimintai keterangannya seputar bagaimana prosedurnya uang negara yang dicairkan bisa diberikan kepada KNPI yang diketuai Arief Rahman Nasution yang merupakan PNS di Kabupaten Langkat.

Mantan Sekda Kota Binjai Elyuzar Siregar kepada wartawan, Minggu (10/2) membenarkan dirinya dipanggil oleh pihak Poldasu. "Iya memang saya dipanggil Poldasu melalui surat dan juga Sekda Mahfullah Daulay. Kami akan datang Senin (11/2) pukul 09.00 Wib sesuai surat yang kami terima," kata Siregar.

Menurut Elyuzar Siregar, dirinya dipanggil Poldasu karena pada tahun 2016 menjabat Sekda dan Mahfullah Daulay sebagai Sekda tahun 2017 dan 2018.

"Kami dipanggil untuk menjelaskan bagaimana prosedurnya uang dana hibah dicairkan. Pada saat saya menjabat. Sekda Binjai, pencairan dana untuk KNPI sebesar Rp 50 juta. Dalam memo, saya hanya mengatakan agar Kadis Keuangan memelajari dan berikan saran. Jadi saya bukan memerintahkan untuk mencairkan uangnya. Namun pada tahun 2017 dan 2018 tiba tiba dana hibah ini melonjak drastis menjadi sebesar Rp 550 juta yang diberikan atau dicairkan selama 2 tahun berturut turut," katanya. (A25/f)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments