Minggu, 20 Okt 2019
  • Home
  • Headlines
  • Ruko dan Rumah yang Dibakar di Wamena akan Dibangun Pemerintah

Wiranto Kunjungi Pengungsi di Timika

Ruko dan Rumah yang Dibakar di Wamena akan Dibangun Pemerintah

admin Kamis, 10 Oktober 2019 10:30 WIB
Menko Polhukam Wiranto
Timika (SIB) -Menko Polhukam Wiranto mengunjungi warga yang mengungsi di Timika akibat kericuhan yang sempat terjadi di Wamena, Papua. Wiranto mengatakan kedatangannya merupakan perintah dari Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Kami datang atas perintah presiden untuk melihat langsung kondisi keamanan di Papua, kondisi pengungsi, seperti apa kondisinya dan kemudian akan kami laporkan ke presiden," kata Wiranto dalam sambutannya di salah satu hotel di Timika, Papua, Rabu (9/10).

Wiranto hadir bersama Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Tito Karnavian. Mereka berdialog dengan para pengungsi di lokasi acara tersebut.

Pertemuan ini dilakukan setelah Wiranto dan rombongan melakukan kunjungan ke Wamena. Kunjungan ke Wamena itu dilakukan untuk memastikan kondisi keamanan di sana.

Wiranto menyatakan bakal melaporkan hasil kunjungannya kepada Jokowi. Selain Wiranto, Hadi dan Tito, pertemuan kali ini turut hadir sejumlah pejabat Papua.

Dibangun Pemerintah
Sementara itu, 787 Bangunan rusak akibat kerusuhan di Wamena. Pemerintah akan membangun kembali bangunan-bangunan tersebut.

Hal itu disampaikan oleh Menkopolhukan Wiranto usai melakukan tatap muka dengan pengungsi Wamena di Timika. Saat ini pemerintah tengah melakukan recovery fisik terhadap fasilitas yang dirusak massa saat rusuh. Ruko dan kios milik warga akan dibangun oleh pemerintah.

"Saat ini sedang recovery fisik, membangun ruko-ruko yang dirusak, rumah-rumah yang dibakar, instalasi penting, seperti listrik, itu sudah dalam proses sekarang, gubernur sudah siap dari semalam, kalau memang APBD tidak kuat nanti dibantu dari pusat," Kata Wiranto di lokasi pengungsian.

Wiranto mengatakan, saat ini lebih penting recovery mental warga. Pemerintah mengimbau pengungsi kembali ke Wamena, walau memang mereka masih menginginkan pulang ke kampung.

"Itu normal, mereka minta pulang, biar tenang, tapi rata-rata mereka mau balik kok ke Papua, " Tambah Wiranto.

Sementara itu, untuk menjamin rasa aman di Papua, khususnya di Wamena, Menkopolhukam mengatakan pasukan untuk Wamena akan ditambah. Namun ia tidak menyebut berapa jumlah pasukan yang dikirim ke Wamena.

Bantu Proses Evakuasi
Pengungsi dari Wamena di Timika meminta Menko Polhukam Wiranto untuk membantu para pengungsi dievakuasi. Para pengungsi memilih untuk dievakuasi karena masih trauma untuk pulang ke Wmena.

Daud Bunga, perwakilan pengungsi dari suku Toraja, menyatakan, pengungsi yang ada di Timika hanya tinggal ratusan saja.
Pihaknya meminta pihak pemerintah dalam hal ini Menkopolhukan untuk tetap memfasilitasi pengungsi untuk pulang ke kampung halaman.

"Saya minta bapak Menteri untuk memfasilitasi pengungsi yang tersisa, mereka masih trauma, biar menenangkan pikiran dulu di kampung, " Kata Daud di hadapan Wiranto, saat tatap muka dengan pengungsi, Rabu (9/10).

Atas permintaan itu, Wiranto menyatakan pihaknya akan berupaya untuk memfasilitasi kepulangan warga, namun ia meminta warga mencoba untuk kembali ke Wamena karena situasi sudah aman.

"Tapi sekarang kan sudah aman, kalau mau kembali ke Wamena kami sudah jamin keamanan di sana, tapi kalau mau pulang yaa kami nanti usahakan, " kata Menko menjawab Daud.

Kunjungan Menko Polhukam, Panglima TNI, Kapolri ke Timika ini untuk memastikan keamanan di Papua. Panglima TNI, Kapolri, Menko Polhukam telah melakukan dialog dengan tokoh paguyuban-paguyuban di Wamena dan Jayapura terkait peristiwa rusuh. (detikcom/t)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments