Selasa, 29 Sep 2020
  • Home
  • Headlines
  • Ribuan Masyarakat Tanjungpinang Rusak Kantor PLN, Belasan Orang Terluka

Protes Pemadaman Listrik

Ribuan Masyarakat Tanjungpinang Rusak Kantor PLN, Belasan Orang Terluka

Rabu, 20 Mei 2015 10:28 WIB
SIB/Ant/Andri Mediansyah
UNJUKRASA PLN: Ribuan warga berunjukrasa dengan merusak sejumlah fasilitas milik PLN di depan Kantor PLN Cabang Tanjung Pinang, Kepulauan Riau, Selasa (19/5). Dalam unjukrasa ini warga menuntut PLN pusat menyelesaikan pemadaman bergilir yang telah berlang
Tanjungpinang (SIB)- Ribuan masyarakat Tanjungpinang, Kepulauan Riau (Kepri) berdemo dan merusak kantor PLN setempat. Tindakan ini dipicu masalah pemadaman listrik yang kian tak terkendali.

Masyarakat serta jajaran PNS se Tanjungpinang kompak. Mereka Selasa (19/5) siang, turun ke jalan. Mereka mengepung Kantor Cabang PLN Tanjungpinang.

Ini dilakukan karena bentuk kekecewaan bertahun lamanya kondisi krisis listrik yang tak pernah teratasi. Ribuan warga bersama PNS ini mendatangi kantor PLN di Jalan Batu Bakar, Tanjungpinang.

Massa yang datang langsung tersulut emosi. Mereka melempari dengan batu kantor perusahaan pelat merah tersebut. Sejumlah kaca di kantor itu pecah kena lemparan batu. Para pegawai PLN menyelamatkan diri. Mereka meninggalkan perkantoran tersebut.

Tak cukup hanya melempari kantor. Mobil patroli milik PLN juga dibalikkan massa di tengah badan jalan. Akibat situasi yang tak terkendali akhirnya pihak kepolisian setempat mengamankan amukan massa.

Kantor PLN Tanjungpinang, kini dijaga ketat pihak kepolisian. Satu sisi massa tetap berkumpul di sekitaran kantor PLN. Kini massa membakar ban-ban bekas di seputaran kantor.

Salah seorang warga, Adji Rianto menyatakan, massa pendemo marah, karena krisis listrik yang sudah lama dikeluhkan tak bisa diatasi perusahaan negara itu. Apa lagi tiga bulan terakhir, saban hari terjadi pemadaman 4 kali sehari.

"Untuk sekali padam minimal waktunya 4 jam. Itu artinya dalam sehari listrik hanya menyala 8 jam. Sisanya listrik padam total," kata Adji.

BELASAN ORANG TERLUKA

Ribuan warga Tanjungpinang, Kepulauan Riau (Kepri) demo di Kantor PLN setempat karena listrik padam 4 kali sehari. Demo berakhir bentrok. Belasan orang terluka.

Demo digelar sejak siang, Selasa (19/5). Mereka memprotes pemadaman listrik. Saban hari, listrik hanya bisa menyala 8 jam.

Massa sempat merusak kantor BUMN tersebut. Mobil dinas milik PLN juga dihancurkan massa. Rencana massa yang akan menduduki kantor PLN mendapat halangan dari pihak jajaran Polda Kepri.

Menjelang magrib, ratusan personel polisi meminta warga meninggalkan lokasi. Warga bertahan, dengan alasan sampai ada jaminan listrik bisa normal kembali.

Polisi terus memaksa membubarkan massa. Gas air mata diarahkan ke demonstran. Aksi saling dorong sebagian pendemo di halaman kantor PLN pun terjadi. Akhirnya demo ini berakhir bentrok.

Polisi mengambil tindakan tegas. Para pendemo dibubarkan paksa. Sebagian massa menjadi bulan-bulanan polisi. Belasan orang terluka. Salah seorang anggota DPRD Tanjungpinang dilaporkan terluka. Bagian kepalanya bocor akibat pemukulan. (detikcom/d)   

T#gs
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments