Minggu, 08 Des 2019
  • Home
  • Headlines
  • Rehabilitasi SDN 054925 Halabanjati Langkat Terhenti Akibat Dananya Belum Cair

Rehabilitasi SDN 054925 Halabanjati Langkat Terhenti Akibat Dananya Belum Cair

redaksi Kamis, 14 November 2019 11:24 WIB
Sib/Lesman Simamora
Rehabilitasi tiga ruang kelas SDN 054925 Halaban Jati terhenti, tepatnya di Desa Halaban Kecamatan Besitang Langkat, akibat dana pembangunan tahap dua belum dicairkan pemerintah, foto direkam, Rabu (13/11).

Besitang (SIB)
Akibat dana pembangunan belum dicairkan, kini proyek rehabilitasi tiga ruang belajar SD Negeri 054925 Halabanjati di Desa Halaban Kecamatan Besitang Kabupaten Langkat menjadi terhenti.


"Pembangunan gedung sekolah tidak dapat dilanjutkan alias terhenti akibat dana tahap dua belum dicairkan Pemkab Langkat," ujar seorang wali murid di sekolah itu kepada SIB melalui telepon selularnya, Rabu (13/11).


Proyek rehab dengan dana DAK T.A 2019 sebesar Rp 284 juta itu dikerjakan secara swakelola oleh pihak sekolah. "Namun sayang, rehabilitasi gedung sekolah tidak dapat dilanjutkan akibat dana pembangunan tahap dua belum cair," ucapnya sembari meminta namanya tidak ditulis.


Senada dengan itu, beberapa guru ditemui SIB di SDN Halaban mengatakan, pembangunan ruang kelas baru akan dilanjutkan nantinya setelah dana pembangunan tahap dua dicairkan oleh pemerintah.


Menurut guru lainnya, sebanyak 250 lebih peserta didik di sekolahnya terpaksa belajar secara bergantian (pagi dan siang). Karena saat ini tiga ruang kelas mereka lagi direhab," ujar mereka seraya mengatakan Kasek SDN 054925 Halaban, Rosliana SPd sedang tugas keluar.


Pantauan SIB, kini tidak ada kegiatan lanjutan pembangunan tiga ruang kelas yang direhab, atap belum terpasang, lantai belum dikerjakan, dinding belum diplaster termasuk pintu, jendela belum terpasang dan lainnya.


Selain itu, sejumlah SDN di wilayah Telukaru Langkat yang mendapat bantuan rehab berat juga mengalami nasib sama seperti tiga SDN persisnya di Jalan Pelabuhan Kecamatan Pangkalansusu.


SDN Sukatani di Desa Sukajaya, SDN di Desa Sekoci dan SDN Kampungsawah di Kelurahan Bukitkubu Kecamatan Besitang juga mengalami hal yang sama. Sudah dua bulan terakhir ini tidak ada lagi kegiatan lanjutan pembangunan gedung akibat dana tahap dua pembangunan belum dicairkan Pemkab Langkat.


Kabid SD Dinas Pendidikan Langkat, Jumiran yang dihubungi SIB melalui telepon selularnya tidak memberi jawaban. Beberapa kali dihubungi, tapi yang bersangkutan tidak menjawab. (M25/q)

T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments