Kamis, 12 Des 2019
  • Home
  • Headlines
  • Ratusan Ribu Jamaah Calon Haji Berdatangan ke Tanah Suci Makkah

Ratusan Ribu Jamaah Calon Haji Berdatangan ke Tanah Suci Makkah

(Laporan Redaktur SIB Yogie Suwanda dari Makkah)
admin Minggu, 21 Juli 2019 09:28 WIB
SIB/Yogie Suwanda
JAMAAH CALHAJ: Redpel Harian SIB Yogie Suwanda berada di antara jamaah calon haji yang tiba dengan kloter 8 Embarkasi Medan di Bandara King Abdul Aziz Jeddah, Sabtu (20/7) pagi.
Makkah (SIB) -Cuaca cerah dengan suhu 45 derajat celsius di Kota Makkah, Sabtu (20/7), seolah menyambut gembira kedatangan calon jamaah haji dari seluruh dunia. Kemarin ratusan ribu tamu Allah gelombang pertama mulai memasuki tanah suci untuk melaksanakan umroh wajib. Setelah lebih dulu beberapa hari menetap di Madinah melaksanakan berbagai ibadah sunah, termasuk solat sunah arbain.

Sementara itu ribuan jamaah lainnya mulai menyusul berdatangan melalui gelombang kedua. Jamaah calon haji Embarkasi Medan di gelombang ini dimulai dengan kelompok terbang (kloter) 8, termasuk di dalamnya seorang Redaktur Pelaksana Harian Sinar Indonesia Baru (SIB) Yogie Suwanda.

Jamaah calon haji gelombang kedua ini diberangkatkan dari Bandara Kualanamu, Sabtu (20/7) sekira jam 02.00 WIB, dan tiba di Bandara King Abdul Aziz Jeddah sekira pukul 10.00 WIB atau pukul 06.00 waktu Saudi Arabia.

Suasana agak hening Jeddah pagi itu berubah riuh ketika 376 jamaah calon haji (calhaj) Embarkasi Medan yg berasal dari Kota Medan, Langkat, Palas dan Pakpak Bharat tiba. Sambutan hangat senyuman para petugas bandara menghilangkan kesan bahwa petugas di negara Raja Salman ini "sangar". Mereka menyambut tamu Allah dengan sukacita, layaknya bakal ada perhelatan akbar.

Di areal Bandara King Abdul Aziz para calhaj rehat sebentar, membersihkan diri dengan berwudhuk untuk melaksanakan solat sunah ihram. Selanjutnya diberangkatkan dengan bus menuju hotel di Makkah. Dalam perjalanan yang nyaman itu juga disajikan banyak makanan, termasuk sebotol air zamzam.

Penulis yang kali ini menjalankan rukun Islam kelima bersama istri Yustina Ismail dibimbing KH Zulfikar Hajar Lc, pimpinan KBIH (Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umroh) Jabal Noor, menyaksikan betapa pemerintah Indonesia sungguh berperan melancarkan pelaksanaan ibadah haji 220 ribu warganya. Kelancaran dan kenyamanan sangat terasa ketika di tanah air hingga sampai tanah suci Makkah. Penyambutan yang diberikan petugas hotel cukup luar biasa dengan mempersilakan jamaah menikmati kurma, coklat dan berbagai minuman yang disajikan. Sementara makanan pokok juga cukup baik dengan menu yang biasa dinikmati di tanah air plus buah dan makanan lainnya.

Malah beberapa jamaah mengatakan merasa seperti tamu kehormatan dengan perlakuan baik dan ramah itu.

Sebagai jamaah gelombang kedua, calhaj sudah harus mengenakan pakaian ihram beberapa saat sebelum berangkat dari tanah air. Pakaian itu harus dikenakan sampai selesai pelaksanaan umroh wajib di Makkah, Sabtu malam. Tidak boleh melanggar aturan ketika sudah melafalkan niat umroh atau haji. Bila melanggar salah satu syarat, akan dikenakan "dam", berupa denda dengan nilai tidak sedikit, bervariasi sesuai aturan yang dilanggar, biasanya dimulai dari Rp 1 juta.

Jamaah calhaj yang tergabung dalam KBIH Jabal Noor lebih memilih istirahat di hotel yang terletak di kawasan Syishah Raudhah, sekira 2 kilometer dari Masjidil Haram, sebelum melaksanakan tawaf dan sa'i pada malam harinya. Alasannya, bila dilaksanakan pada siang hari, jamaah calhaj gelombang pertama sudah banyak di Masjidil Haram, juga menjaga kesehatan jamaah yang kurang fit setelah menjalani perjalanan panjang dari tanah air.

Hingga sore hari para jamaah calon haji dari seluruh penjuru dunia terus berdatangan, membuat kawasan Masjidil Haram dan kawasan lain di Kota Makkah semakin ramai. Hingga menjelang pelaksanaan puncak haji pada 10 Zulhijah 1440 H (Hari Raya Idul Adha/Qurban) diperkirakan bakal sangat ramai. Menurut catatan, tahun ini sekira 4 juta jamaah calhaj akan berkumpul di Mina melaksanakan wukuf. (c)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments