Sabtu, 04 Apr 2020
  • Home
  • Headlines
  • Ratusan Pedagang dari 54 Pasar Rayakan Natal Sekaligus Bona Taon di Kwalabekala

Ratusan Pedagang dari 54 Pasar Rayakan Natal Sekaligus Bona Taon di Kwalabekala

redaksisib Rabu, 22 Januari 2020 19:46 WIB
SIB/Dok
Lilin : Kegiatan pemasangan lilin dalam perayaan Natal FPPKLKM, Minggu (19/1) di Wisma Jessi Daniel Jalan Pintu Air IV Gang Ternak Simalingkar B Kwala Bekala Medan.
Medan (SIB)
Ratusan pedagang yang berasal dari 54 pasar yang ada di Kota Medan menghadiri perayaan Natal Forum Pedagang Pasar dan Pedagang Kaki Lima sekaligus Bona Taon (FPPKLKM), Minggu (19/1) di Wisma Jessi Daniel Jalan Pintu Air IV Gang Ternak Simalingkar B Kwalabekala Medan.

Ketua Panitia AP Luat Siahaan didampingi Sekretaris A Nainggolan kepada wartawan, Selasa (21/1) mengatakan perayaan Natal yang digelar bertemakan "Buluh yang patah tidak akan diputuskan-Nya, dan sumbu yang pudar nyalanya tidak akan dipadamkan-Nya sampai ia menjadikan hukum itu menang" (Mat.12:20). Sedangkan subtema "Dengan semangat Natal, marilah kita semakin berserah kepada Tuhan, sebab ada pengharapan dalam Yesus."

Acara dipandu Apul Nainggolan, votum Ny Nainggolan Br Sinaga dan khotbah dibawakan R Banurea. Dalam khotbahnya disebutkan, PK5 diharapkan tetap bersabar dan tetap bersyukur dalam segala hal dan kondisi. Walaupun saat ini mungkin kondisi perekonomian tidak begitu menggembirakan, namun tetaplah bersyukur. "Tuhan juga akan memberkati perjuangan para PK5 yang mencari makan untuk keluarganya," ujar R Banurea.

Sementara itu, Ketua Panitia AP Luat Siahaan dalam sambutannya mengatakan bangga dengan kehadiran pedagang yang tidak kurang dari 600 orang. Disebutkannya, kehidupan pedagang K5 ibarat damai tapi gersang. "Walaupun begitu seluruh pedagang diharapkan tetap semangat walaupun tantangan datang silih berganti. Tantangan itu harus dihadapi walaupun pahit," ujar Ketua PK5 Kota Medan.

PK5 kata Siahaan merupakan aset nasional yang harus dibina dan diarahkan. Karena PK5 ikut berjuang di bidang peningkatan perekonomian pasca krisis moneter menerpa Indonesia tahun 1997-1998. Saat itu, para PK5 tetap berjualan dan tetap eksis serta mampu menambah PAD Pemko Medan.

Berkaitan dengan Natal, Luat menegaskan, bahwa orang yang berjuang demi keluarga akan tetap mendapatkan damai. Karena motto PK5 "Anakko ki do hamoraon di au."

Siahaan juga menegaskan, para PK5 akan tetap mendukung Gubernur Sumut Edi Rahmayadi dalam menjalankan roda pemerintahan. Namun gubernur juga diharapkan memerhatikan PK5 khususnya di Kota Medan.

Sementara itu Gubernur Sumut dalam sambutannya yang dibacakan Ka UPT Pengawas Ketenagakerjaan Wilayan I Disnaker Sumut Sevline Rosdiana SPi MM mengatakan, perayaan Natal itu mencerminkan kebersamaan di kalangan PK5 untuk meningkatkan pemahaman dan pengamalan ajaran agama.

Natal merupakan sukacita bagi umat Kristen yaitu kelahiran Yesus Kristus ke dunia sebagai juru selamat. Gubernur berharap Forum Pedagang Pasar dan Kaki Lima Kota Medan dapat berupaya meningkatkan ilmu pengetahuan, keterampilan dan pendalaman agama agar menjadi bekal dalam menghadapi kehidupan ini. Gubernur juga berharap agar PK5 ikut membangun Sumut dan khususnya Kota Medan agar lebih maju, pungkasnya.

Dalam doa syafaat, para PK5 mendoakan pemerintahan dari Presiden hingga Kepling, Anggota DPRD Sumut Meryl R Saragih dan Erwin Siahaan semoga mampu mengemban amanah dari rakyat. (M13/d)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments