Kamis, 21 Nov 2019
  • Home
  • Headlines
  • Ramai Medsos, Moeldoko: Sudah Enggak Perlu Lagi Buzzer-buzzeran

Ramai Medsos, Moeldoko: Sudah Enggak Perlu Lagi Buzzer-buzzeran

admin Sabtu, 05 Oktober 2019 10:13 WIB
Moeldoko
Jakarta (SIB) -Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menilai keberadaan buzzer atau pendengung sudah tidak diperlukan saat ini. Buzzer, kata Moeldoko, muncul karena perjuangan menjaga marwah pemimpin yang didukung. "Dalam situasi ini, relatif sudah enggak perlu lagi buzzer-buzzeran," kata Moeldoko di Gedung Krida Bhakti, Jakarta, Jumat (4/10).

Menurut Moeldoko, yang diperlukan saat ini adalah dukungan politik yang membangun, bukan yang bersifat destruktif. Para pendengung, kata Moeldoko, selalu melemparkan kata-kata yang tidak enak didengar dan tidak enak di hati. "Itu lah destruktif, dan itu sudah tidak perlu lah."

Menurut Moeldoko, yang perlu dibangun adalah semangat bersama, khususnya di antara partai politik telah bersepakat untuk berkolaborasi. Ia juga meminta para buzzer untuk menurunkan egonya. "Semangat mendukung idolanya tetap dipertahankan tapi semangat untuk membangun kebencian harus dihilangkan," kata dia.

Opini Majalah Tempo pekan ini menulis bahwa tingkah pendengung pendukung Presiden Jokowi makin lama makin membahayakan demokrasi. Berbagai kabar bohong mereka sebar dan gaungkan di media sosial untuk mempengaruhi opini dan sikap publik.

Para pendengung menjadi bagian dari kepentingan politik jangka pendek: mengamankan kebijakan pemerintah. Presiden Jokowi pun diminta menertibkan buzzer yang sulit dipercaya keberadaannya tidak Presiden ketahui jika bukan dia kendalikan. (T/d)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments