Senin, 21 Okt 2019
  • Home
  • Headlines
  • Putusan MA Terkait Kasus Dugaan Illegal Logging di Tapteng Belum Turun

2 Tahun Kejari Sibolga Ajukan Kasasi

Putusan MA Terkait Kasus Dugaan Illegal Logging di Tapteng Belum Turun

Senin, 26 Mei 2014 09:26 WIB
Medan (SIB)- Jaksa Penuntut Umum(JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Sibolga telah mengajukan memori kasasi  terhadap putusan Pengadilan Negeri (PN) Sibolga yang menjatuhkan vonis bebas terhadap terdakwa Sintong Gultom(oknum Ketua DPRD Tapteng non aktif),terkait  perkara  tindak pidana  ilegal logging  yaitu  memungut hasil hutan  berupa rotan kecil tanpa ijin.Namun hingga kini belum turun putusan kasasi dari MA-RI.

“Secara administrasi,kewenangan penanganan  perkara itu ada pada  Kejari Sibolga termasuk dalam mengajukan kasasi,karena  tempat terjadinya peristiwa hukum terkait perkara itu di wilayah hukum Kejari Sibolga.Dan setelah kita ceking,Kejari Sibolga  telah mengajukan kasasi atas vonis bebas hakim PN Sibolga terhadap terdakwa Sintong Gultom”, kata Kasi Penkum/Humas Kejatisu Chandra Purnama SH  menjawab wartawan  di ruang kerjanya,Jumat(23/5).

Disebutkan,apabila vonis MA-RI  itu sudah turun maka  adalah tugas Jaksa sebagai eksekutor  dalam perkara pidana  untuk mengeksekusinya.Seandainya putusan MA sudah turun,Kejari Sibolga  tentu akan  mendapat pemberitahuan resmi dari  PN Sibolga.Dan menurut  informasi dari Kejari Sibolga,sampai sekarang belum ada pemberitahuan resmi dari  PN Sibolga  seandainya  sudah ada vonis dari MA terkait perkara terdakwa Sintong Gultom.”Dihukum atau tidak atau apa pun vonis MA harus dieksekusi oleh Jaksa”,kata Chandra.

 Tunggu Vonis MA

Sementara itu  Kasi Pidum Kejari Sibolga  Nazar M Harahap SH yang dikonfirmasi wartawan SIB di Sibolga,Jumat(23/5) mengatakan,hingga kini pihaknya  sebagai eksekutor perkara pidana masih menunggu putusan MA terkait  proses hukum dugaan illegal logging kepemilikan rotan kecil tanpa izin yang diduga melibatkan Ketua DPRD Tapteng non aktif, Sintong Gultom.

Diakui Kasi Pidum Kejari Sibolga, JPU Kejari Sibolga mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung(MA)  karena  Pengadilan Negeri (PN) Sibolga membebaskan terdakwa dari tuntutan JPU  yang sebelumnya menuntut agar dijatuhi hukuman 8 tahun penjara.Menurut JPU,terdakwa melanggar pasal  50 ayat (3) huruf E yo pasal 78 ayat (5) UU RI No:41 Tahun 1999 Tentang Kehutanan,yo pasal 55 KUH Pidana,dengan ancaman penjara 5 tahun keatas.

Terdakwa diduga dengan tanpa izin mengambil/memungut hasil hutan rotan jenis sage sebanyak 3.543 batang  dari hutan produksi terbatas kuala sage sage Pulau Mursala.Selain  menuntut hukuman 8 bulan penjara,JPU juga menuntut agar dijatuhi hukuman denda Rp.50 juta dan subsider 6 bulan kurungan.”Kita tuntut 8 bulan penjara dengan denda Rp.50 juta dan subsider 6 bulan kurungan   yang kemudian divonis  bebas oleh hakim PN Sibolga pada akhir 2012 lampau,”katanya .

Sementara  dari pihak PN Sibolga  diperoleh informasi,berkas kasasi perkara terdakwa Sintong Gultom  sudah dikirim ke MA,tapi belum ada  putusan dari MA sehingga belum  ada yang mau diberitahukan ke Kejaksaan untuk dieksekusi.Perkara pidana ini tadinya  atas penyidikan dari Kepolsian  yang kemudian diteruskan ke Kejaksaan,dan selanjutnya dilimpahkan Jaksa ke PN Sibolga.(A-1/E-5/c)

Simak berita lainnya di Harian Umum Sinar Indonesia Baru (SIB). Atau akses melalui http://epaper.hariansib.co/ yang di up-date setiap hari pukul 13.00 WIB.
T#gs
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments