Kamis, 06 Agu 2020
  • Home
  • Headlines
  • Presiden Minta Genjot Investasi Industri Pertahanan

Mengurangi Ketergantungan Impor Alutsista

Presiden Minta Genjot Investasi Industri Pertahanan

* Prabowo Sisir Anggaran Belanja
redaksi Sabtu, 23 November 2019 09:07 WIB
Ant/Akbar Nugroho Gumay
RATAS ALUTSISTA DAN PERPAJAKAN : Presiden Joko Widodo(kanan) berjalan memasuki ruangan didampingi Menteri Pertahanan Prabowo Subianto(kiri) sebelum rapat terbatas di Kantor Presiden,Jakarta,Jumat(22/11).Presiden memimpin dua ratas yang membahas kebijakan pengadaan alat utama sistem senjata(alutsista) serta ketntuan dari fasilitas perpajakan untuk penguatan perekonomian.

Jakarta (SIB)
Pemerintah membahas kebijakan pengadaan alat utama sistem senjata (alutsista) sebagai upaya memperkuat pertahanan negara dan berfokus kepada investasi di industri pertahanan.


"Pertama, road map-nya harus jelas dalam pengembangan industri alat utama sistem persenjataan dalam negeri mulai dari hulu sampai hilir, dengan melibatkan baik BUMN maupun swasta sehingga kita bisa mengurangi ketergantungan terhadap impor alutsista dari luar negeri," kata Presiden Joko Widodo dalam pembukaan rapat terbatas di Kantor Presiden, Jakarta, Jumat (22/11).


Menurut Presiden, dalam setiap pengadaan alat pertahanan juga harus memastikan alih teknologi dan program kerja sama dengan negara lain.


Kepala Negara menegaskan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di bidang industri pertahanan dapat ditingkatkan.


Presiden dua periode itu meminta kebijakan pengadaan alutsista mempertimbangkan kemajuan teknologi yang berubah dengan cepat.


"Jangan sampai pengadaan alat utama sistem persenjataan kita dilakukan dengan teknologi yang sudah usang, ketinggalan, dan tidak sesuai dengan corak peperangan di masa yang akan datang," demikian Presiden.


MENYISIR
Menteri Pertahanan Prabowo Subianto akan menyisir belanja alutsista yang berorientasi proyek. Prabowo menyampaikan arahan Presiden Jokowi untuk mencegah kebocoran anggaran.


"Iya benar. Ya kita akan review semua, kita akan melihat. Beliau (Jokowi) sangat tegas lagi kepada saya, tidak boleh lagi ada kebocoran, tidak boleh ada penyimpangan, tidak boleh ada penyelewengan uang, sangat berat didapat uang rakyat dari pajak," kata Prabowo seusai rapat terbatas mengenai alutsista.


"Jadi itu terus-menerus ditekankan Bapak Presiden kepada saya dan saya menyambut sangat baik perintah itu. Kita benar-benar ingin jaga tidak ada kebocoran, tidak ada penggelembungan, market-market yang tidak masuk akal ini sudah. Kita berusaha," jelas Prabowo.


Soal belanja apa saja yang disisir Kemhan, Prabowo mengatakan akan menyisir semua proyek. Harga dan teknologinya juga akan dicek.


"Ya kita review semua proyek, semua pengadaan kita review. Kita cek lagi harga, kita cek lagi teknologi tepat atau tidak dan kita benar-benar lihat, dibutuhkan oleh pasukan kita di depan TNI AD, AL dan AU, apa yang benar-benar mereka butuh," kata Prabowo (Detikcom/Ant/c)

T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments