Selasa, 22 Sep 2020
  • Home
  • Headlines
  • Presiden Jokowi Bakal Bebaskan Ustaz Abubakar Baasyir dari Penjara

Presiden Jokowi Bakal Bebaskan Ustaz Abubakar Baasyir dari Penjara

admin Sabtu, 19 Januari 2019 11:02 WIB
SIB/Ant/Yulius Satria Wijaya
Jakarta (SIB) -Narapidana terorisme ustaz Abubakar Baasyir bakal menghirup udara bebas dari Lembaga Pemasyarakatan (LP) teroris Gunung Sindur, Bogor.

Pembebasan ustaz Baasyir ini berkat hasil "lobi" pengacara Yusril Ihza Mahendra kepada Presiden Joko Widodo.

"Saya telah berhasil meyakinkan Presiden Joko Widodo untuk membebaskan ustaz Abubakar Baasyir," kata Yusril, Jumat (18/1).

Yusril menirukan kalimat Jokowi yang menegaskan mantan Gubernur DKI Jakarta itu sangat prihatin dengan keadaan ustaz Abubakar.

"Karena presiden meminta saya untuk menelaah, berdialog dan bertemu ustaz Baasyir di LP Gunung Sindur," tambah Yusril.
Yusril menilai, Baasyir sudah mendekam dalam LP selama sembilan tahun dari pidana lima belas tahun yang dijatuhkan. Karena itu, sambung Yusril, sudah saatnya Baasyir menjalani pembebasan tanpa syarat-syarat yang memberatkan.

"Presiden Jokowi juga berpendapat bahwa ustaz Baasyir harus dibebaskan karena pertimbangan kemanusiaan," tegas Yusril.
Tak butuh lama, Yusril segera bertemu dengan Baasyir di LP teroris Gunung Sindur Bogor, Jumat (18/1).

"Semua pembicaraan dengan ustaz Baasyir akan dilaporkan ke Presiden, lebih meyakinkan beliau (Jokowi) bahwa cukup alasan untuk membebaskan Baasyir dari penjara," ungkap Yusril.

Yusril menyatakan pembebasan Baasyir akan dilakukan secepatnya sambil membereskan administrasi di LP.

Baasyir, kata Yusril, meminta waktu setidaknya tiga hari untuk membereskan barang-barangnya yang ada di sel penjara.

"Setelah bebas, Baasyir akan pulang ke Solo dan akan tinggal di rumah anaknya, Abdul Rahim," tutur Yusril.

Sementara itu, ustaz Abubakar Baasyir mengucapkan rasa syukur kehadirat Allah atas pembebasannya dan berterima kasih kepada semua pihak yang telah mengambil inisiatif pembebasan dirinya.

"Pak Yusril ini saya kenal sejak lama. Beliau ini orang berani, sehingga banyak yang memusuhinya. Tetapi saya tahu, beliau menempuh jalan yang benar," ucap Baasyir seperti ditirukan juru rawat yang memeriksa kakinya yang sakit.

Pertimbangan Kapolri
Sementara itu, Presiden Jokowi menyebut keputusannya membebaskan Ustaz Abu Bakar Ba'asyir melalui pertimbangan panjang. Ia sudah mendapat sejumlah masukan dari Kapolri Jenderal Tito Karnavian hingga pengacaranya di Pilpres, Yusril Ihza Mahendra.

"Ini pertimbangan yang panjang. Pertimbangan dari sisi keamanan dengan Kapolri, dengan pakar, terakhir dengan Pak Yusril. Tapi prosesnya nanti dengan Kapolri," ujar Jokowi kepada wartawan di Pondok Pesantren Darul Arqam, Jl Ciledug, Garut, Jawa Barat.
Keputusan Jokowi membebaskan Ba'asyir karena faktor kemanusiaan. Seperti diketahui, Ba'asyir beberapa kali menjalani medical check-up di RSCM Jakarta.

"Yang pertama memang alasan kemanusiaan. Artinya beliau kan sudah sepuh. Ya pertimbangannya kemanusiaan," kata Jokowi.
Jokowi menyerahkan hal-hal mengenai syarat pembebasan Ba'asyir kepada Jenderal Tito. "Nanti yang lebih detail tanyakan ke Kapolri," ujar Jokowi. (rmol/detikcom/d)
T#gs Presiden Jokowi Bakal Bebaskan Ustaz Abubakar Baasyir dari Penjara
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments