Jumat, 15 Nov 2019
  • Home
  • Headlines
  • Prabowo Minta Pendukung Jaga TPS Sampai Pagi Meski Tak Diberi Uang

Prabowo Minta Pendukung Jaga TPS Sampai Pagi Meski Tak Diberi Uang

* Bantah HTI di Belakang Prabowo
admin Minggu, 17 Maret 2019 13:00 WIB
SIB/Ant/Muhammad Bagus Khoirunas
SAFARI POLITIK: Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subiyanto menyalami para pendukungnya di Kampung Cidahu, Pandeglang, Banten, Sabtu (16/3). Dalam acara yang juga dihadiri para ulama dan tokoh pesantren tersebut Prabowo berjanji akan memajukan pesantren dan kehidupan beragama bila terpilih.
Serang (SIB)-Capres Prabowo Subianto mengaku tak bisa beri uang untuk para saksi yang jaga TPS di Pemilu 17 April nanti. Tapi, ia meminta para saksi dan pendukung tetap menjaga penghitungan suara hingga pagi.

Hal ini ia sampaikan saat bertemu dengan pendukung pasangan 02 Prabowo-Sandiaga Uno di Rumah Aspirasi di lingkungan Ciwaru, Kota Serang, Sabtu (16/3). Hadir ribuan massa dari berbagai daerah di Banten.

"Saudara saya minta bantu saya bekerja keras. Yakinkan saudaramu, tetanggamu, besan-besanmu, ipar-iparmu. Berbondong-bondong ke TPS, kemudian jangan cepat-cepat pulang. Harus ditunggu, dijaga, sampai malam sampai pagi. Begitu baru menang," kata Prabowo.

Namun, Prabowo menyampaikan permohonan maaf karena tidak bisa bayar saksi. Makanya, jika ada pendukung Prabowo-Sandiaga Uno diberi uang oleh pihak lain, ia harap pendukung bisa menerima tapi tetap memilih Paslon 02.

"Tapi maaf tidak ada uang untuk saksi. Kalau ada yang bagi-bagi duit sama sembako terima aja. Itu uang kalian semua kok, uang yang mereka curi. Mereka kira rakyat bodoh semua," ujarnya.

Prabowo berjanji, bilamana ia dan Sandiaga terpilih, maka ia akan membentuk pemerintahan yang bersih dari korupsi. Ia berjanji akan memililh putra terbaik yang andal, cerdas juga ikhlas dan tidak akan korupsi.

"Saya akan memilih putra terbaik dengan catatan mereka handal cerdas tidak korupsi," paparnya.

Banten, Oke Juga
Sebelumnya Capres Prabowo Subianto menemui pendukungnya di daerah Banten. Dia menyebut pendukungnya di Banten luar biasa dibanding daerah lain.

"Saya sudah banyak dari kabupaten, provinsi. Kali ini saya akui Banten luar biasa. Kalau begini, rasanya Banten oke juga nih," kata Prabowo begitu hadir di hadapan warga Banten di lingkungan Ciwaru, Kota Serang.

Prabowo mengatakan, setiap kali melihat pendukung di Banten, ia mengaku selalu mendapat tenaga dan energi baru. Ia juga mengaku mendapat keberanian baru.

"Saya melihat wajah kalian semua, saya melihat wajah ini adalah orang yang mengerti. Saya melihat wajah rakyat yang tak bisa dibohongi lagi," katanya.

Prabowo juga mengatakan wajah pendukung di Banten adalah wajah rakyat yang tidak bisa dibohongi dan tidak bisa dibeli.

"Ada yang mengira bangsa Indonesia bisa dibeli. Mungkin mereka bisa beli pejabat, mungkin ada jenderal atau menteri dibeli,

gubernur, bupati bisa dibeli. Rakyat Indonesia tidak bisa dibeli," katanya.

Sebelumnya, Prabowo meresmikan kantor DPD Gerindra didampingi Ketua DPD Banten Desmon J Mahesa. Prabowo juga menandatangani prasasti gedung DPD Gerindra.

BPN Bantah
Sementara itu, Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno membantah tudingan Ketum PPP Romahurmuziy, yang menyebut Hitzbut Tahrir Indonesia (HTI) ada di belakang mereka. Menurut BPN, tudingan itu tidak masuk akal.

"Dia asal tuding saja. Harusnya dia gunakan akal sehat. Ideologi HTI itu menolak demokrasi, mereka menolak ikut dalam pileg maupun pilpres," kata juru bicara BPN Prabowo-Sandiaga, Suhud Alynudin, kepada wartawan, Jumat (15/3).

"Lalu, apa dampak elektoral bagi Prabowo-Sandi jika mereka dukung kami?" lanjut dia.

Menurut Suhud, tudingan itu merupakan cara timses Jokowi-Ma'ruf menurunkan elektabilitas Prabowo-Sandiaga. Alasannya, kata dia, elektabilitas Jokowi sangat rawan.

"Tudingan itu memperlihatkan bahwa elektabilitas Pak Jokowi memang sudah sangat rawan sehingga mereka goreng isu apa saja untuk downgrade elektabilitas Pak Prabowo," ujar politikus PKS itu.

Suhud pun meminta kedua kubu timses berkampanye sehat. Dia mengingatkan agar tidak ada lagi isu yang berpotensi memicu kontroversi.

"Sudahlah, setop gorang-goreng isu. Mari fokus pada kampanye sehat berbasis program. Jangan lagi gunakan cara-cara yang hanya memicu kontroversi di masyarakat," tegas Suhud.

Sebelumnya, Dewan Penasihat TKN, Rommahurmuziy, mengatakan Hitzbut Tahrir Indonesia (HTI) berada di belakang Prabowo. Hal ini menyusul peminjaman mobil Toyota Alphard Vellfire berwarna hitam oleh Ketua Gerakan Reformasi Islam (GARIS) Chep Hernawan kepada Prabowo.

Chep Hernawan sendiri mengakui meminjamkan mobil kepada Prabowo Subianto saat capres nomor urut 02 itu berkunjung ke Cianjur, Jawa Barat. Chep pernah membuat pengakuan kontroversial sebagai 'Presiden ISIS Indonesia' dan mengaku cukup mengenal beberapa petinggi ISIS.

"Saat ini kawan-kawan eks HTI berada di belakang Prabowo. Ini bukan tuduhan. Itu adalah pernyataan dari eks jubir Ismail Yustanto yang merupakan bagian dari 2019 ganti presiden dan merupakan komunitas bagian yang hadir dalam itjimak 212," kata Rommy, Kamis (14/3). (detikcom/f/l)
T#gs Prabowo Minta Pendukung Jaga TPS Sampai Pagi Meski Tak Diberi Uang
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments