Sabtu, 23 Nov 2019
  • Home
  • Headlines
  • Prabowo Lontarkan "Serangan Politik" ke Pemerintah

Kampanye Akbar di Makassar

Prabowo Lontarkan "Serangan Politik" ke Pemerintah

admin Senin, 25 Maret 2019 09:39 WIB
Ant/Abriawan Abhe
KAMPANYE AKBAR CAPRES PRABOWO: Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto (kanan) menyapa pendukungnya saat berkampanye di lapangan Karebosi, Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (24/3). Dalam kampanye akbar tersebut Prabowo Subianto meminta kepada partai pengusung dan relawan gar tetap solid dan menjaga keamanan pelaksanaan jelang Pilpres 17 April mendatang.
Makassar (SIB) -Capres Prabowo Subianto kembali bicara soal kebocoran anggaran negara. Prabowo mengatakan Rp 1.000 triliun uang negara bocor setiap tahunnya.

"Kita sudah hitung kebocoran negara. Saya hitung kebocoran kita Rp 1.000 triliun tiap tahun," ujar Prabowo dalam kampanye akbarnya di Lapangan Karebosi, Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (24/3).

Dia pun heran pernyataannya soal kebocoran anggaran yang dipertanyakan. Padahal, menurut Prabowo, apa yang disampaikannya bukan asal bicara.

"Kalau saya bicara begini elite di Jakarta kebakaran jenggot. Yang tidak punya jenggot kepanasan pantatnya. Eh ada media nggak boleh bicara kayak begitu, delete, delete, saya ralat," tuturnya.

Dalam pidatonya Prabowo juga kembali menyinggung soal kekayaan negara yang hanya dikuasai segelintir orang. Dia pun berjanji jika terpilih nanti akan mengembalikan kekayaan tersebut ke negara.

"Saudara-saudara masalahnya adalah dana kekayaan Indonesia tidak di tangan rakyat Indonesia. Saudara-saudara yang menguasai kekayaan Indonesia hanya segelintir saja. Apakah ini adil atau tidak? Yang menguasai kekayaan Indonesia hanya segelintir orang saja," tutur Prabowo.

"Perjuangan dalam Koalisi Indonesia Adil Makmur adalah perjuangan kami adalah agar kekayaan Indonesia balik ke tangan negara. Itu tekad saya. Itu tekad Sandiaga Uno. Itu tekad kawan-kawan saya dari koalisi kita," sambungnya.

Tak Bagi-bagi Uang
Sementara itu, Badan Pemenang Nasional (BPN) mengatakan kampanye terbuka merupakan momentum untuk melihat dukungan masyarakat terhadap pasangan Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno. BPN menegaskan tak bagi-bagi uang transpor untuk mengumpulkan massa.

"Kita akan melihat arus kekuatan dukungan arus bawah terhadap Prabowo-Sandi. Perlu dicatat di sini bahwa kami tidak melakukan pengerahan massa, kami tidak bagi-bagi transport, kami tidak meminta struktur melakukan pengerahan massa, kecuali para simpatisan, para pendukung Prabowo-Sandi, dan struktur partai koalisi," kata Direktur Advokasi dan Hukum BPN, Sufmi Dasco Ahmad, kepada wartawan, Minggu (24/3).

Dasco juga menegaskan pihaknya tak akan melakukan pengerahan massa. Menurut dia, kampanye terbuka akan menjadi tolak ukur elektabilitas Prabowo-Sandiaga menjelang pemilihan.

"Dan dari hasil itu bisa dilihat sejauh mana dukungan Prabowo Sandiaga dalam kampanye, yang dibuktikan dalam kampanye ini, karena ini adalah parameter, tolak ukur tentang elektabilitas di daerah tersebut," tuturnya.

Prabowo mengawali kegiatan dalam kampanye terbuka di Makassar, Manado dan Merauke. Sedangkan Sandiaga akan berkampanye di Sragen, Jawa Tengah.

Sandiaga sendiri sudah menjelaskan alasan dirinya lebih banyak kampanye terpisah dengan Prabowo. Sandiaga ingin memaksimalkan waktu untuk menggaet suara pemilih.

"Karena memang target dari pemilih dan mungkin yang disasar oleh jenis kampanye saya dan Prabowo saling melengkapi saling komplementer jadi kami tidak over lap. Oleh karena itu kami memaksimalkan kita jalan sendiri," kata Sandiaga di Jalan Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Sabtu (23/3)

Ditemani Erwin Aksa
Sebelumnya, Prabowo Subianto tiba di lokasi kampanye akbarnya di Makassar. Prabowo didampingi politikus Partai Golkar Erwin Aksa.

Pantauan di lokasi, Lapangan Karebosi, Makassar, Minggu (24/3), Prabowo tiba sekitar pukul 15.30 Wita. Prabowo tiba mengenakan pakaian berwarna cokelat dan ikat kepala berwarna merah.

Massa meneriakkan nama capres nomor urut 02 itu. Dalam kampanye akbar Prabowo, hadir Erwin Aksa. Di lokasi, tampak bendera Partai Golkar dengan nama Prabowo-Sandi.

Prabowo sempat turun ke bawah panggung dan menyapa massa. Massa tampak histeris.

Prabowo sebelumnya menggelar kampanye terbuka di Manado, Sulawesi Utara. Makassar sendiri merupakan kota di mana Prabowo melakukan kick off kampanye akbarnya.

Sementara, cawapres Sandiaga Uno melakukan kampanye terbuka di lokasi berbeda. Sandiaga kemarin menyapa warga Sragen, Jawa Tengah. (detikcom/d)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments