Minggu, 05 Apr 2020
  • Home
  • Headlines
  • Polisi Tembak Mati Bos Pelaku Begal Sadis di Medan

Polisi Tembak Mati Bos Pelaku Begal Sadis di Medan

* Seorang Korban Cium Tangan Pelaku di Kamar Jenazah
Jumat, 21 Februari 2020 09:49 WIB
Foto SIB/Roy Surya Damanik

TUNJUKKAN BARANG BUKTI: Kapolrestabes Medan Kombes Pol Johnny Edizzon Isir didampingi Kasat Reskrim AKBP Maringan Simanjuntak dan Kapolsek Medan Baru Kompol Martuasah Tobing menunjukkan barang bukti celurit dan pisau yang digunakan kedua pelaku begal sadis berinisial MMM alias Kiki (ditembak mati) dan ASM alias Putra, di RS Bhayangkara Medan, Kamis (10/2).

Medan (SIB)
Petugas gabungan dari Sat Reskrim Polrestabes Medan dan Unit Reskrim Polsek Medan Baru menembak mati bos pelaku begal sadis bersenjata tajam celurit berinisial MMM alias Kiki (22), warga Jalan Camar 13 Perumnas Mandala, Kecamatan Percut Sei Tuan, Deliserdang, Rabu (19/2) malam.

Selain itu, petugas juga membekuk salah seorang komplotan pelaku berinisial ASM alias Putra (28), warga Jalan Datuk Kabu Pasar 3 Tembung Gang Raja, Kecamatan Percut Sei Tuan.

Kapolrestabes Medan Kombes Pol Johnny Edizzon Isir didampingi Kasat Reskrim AKBP Maringan Simanjuntak dan Kapolsek Medan Baru Kompol Martuasah Tobing dalam keterangan persnya di RS Bhyangkara Medan, Kamis (10/2) sore mengatakan, penangkapan terhadap pelaku merupakan tindaklanjut dari laporan korban Fitri Yaningsih br Purba (19), warga Jalan Jamin Ginting Kelurahan Merdeka, Kecamatan Medan Baru di Polsek Medan Baru.

"Dalam laporannya, Selasa (18/2) sekira pukul 10.00 WIB, korban dan adiknya baru selesai sarapan di Jalan Sei Padang Gang Berkah dan selanjutnya hendak berangkat bekerja. Saat sedang berjalan kaki, korban berpapasan dengan kedua pelaku yang sedang duduk di atas sepedamotor Honda Beat Street warna putih yang sedang berhenti di Gang Berkah," ujar Kapolrestabes.

Pelaku MMM alias Kiki mengatakan kepada korban awas hujan, namun korban tidak mengindahkannya. ASM alias Putra langsung menarik tangan kiri korban serta menyandarkan tubuhnya ke dinding rumah warga. Selanjutnya, pelaku menodongkan pisau ke leher korban sembari meminta agar korban menyerahkan barang berharga miliknya.

"Pelaku kemudian merampas HP dari saku celana korban. Dengan spontan Fitri (korban-red) langsung melarikan diri sembari berteriak rampok. Sementara adik korban juga kabur. Di saat bersamaan personel Polsek Medan baru dan Sat Reskrim Polrestabes Medan yang sedang berpatroli langsung mengejar para pelaku. Namun, pelaku berhasil kabur. Rabu malam, petugas akhirnya berhasil membekuk kedua pelaku di kawasan Jalan Mongonsidi Medan," terangnya.

Lanjut Kapolrestabes, dari hasil pemeriksaan, kedua pelaku mengakui, Selasa (7/1) sekira pukul 05.30 WIB telah melakukan aksi begal di Jalan Tritura tepatnya depan Kantor Inalum Kelurahan Titi Kuning, Kecamatan Medan Johor. Aksi pelaku yang melukai korbannya, Wakit (60), warga Jalan Tanjungmorawa Gang Misngat Desa Ujung Serdang, Kecamatan Tanjung Morawa, Deliserdang saat itu sempat viral, karena terekam CCTV di lokasi kejadian.

"Ketika itu korban mengendarai sepedamotor hendak pergi bekerja. Saat melintas di lokasi kejadian, dia menghentikan laju sepedamotornya, karena dipepet 2 pelaku yang berboncengan dengan sepedamotor. Pelaku MMM alias Kiki yang menenteng celurit menghampiri korban dan mengancamnya. Pelaku langsung membacok tangan korban. Korban berupaya menyelamatkan diri hingga tersungkur ke tanah, namun pelaku kembali membacok tangan korban berulang-ulang. Pelaku, selanjutnya kabur bersama sepedamotor korban," ungkap Johnny sembari menambahkan korban sempat dirawat di rumah sakit selama beberapa minggu.

Kapolrestabes menambahkan, petugas lalu membawa kedua pelaku untuk pengembangan mencari barang bukti pisau dan celurit yang digunakan saat melakukan aksi begalnya. Pelaku MMM alias Kiki langsung mengambil pisau menyerang petugas hingga tangan kiri petugas terluka. Tidak sampai di situ saja, pelaku dengan membabi buta kembali menyerang petugas sehingga diberikan tembakan peringatan namun, tidak diindahkan.

"Akhirnya petugas memberikan tindakan tegas terukur dengan menembak mati pelaku. Selanjutnya, jasad pelaku dievakuasi ke RS Bhayangkara Medan untuk proses selanjutnya. Sedangkan pelaku ASM alias Putra diboyong ke Polsek Medan Baru guna diperiksa intensif," ucapnya.

Lebih lanjut dijelaskan Kapolrestabes, dari hasil pemeriksaan terhadap ASM alias Putra, mereka sudah belasan kali melakukan aksi begal di wilayah hukum Polrestabes Medan dan sering melukai korbannya. Para pelaku berkomplotan dan saling berganti-ganti saat melakukan aksi kejahatannya. Pimpinan komplotan begal ini MMM alias Kiki. Saat ini, petugas masih memburu beberapa pelaku lainnya yang identitasnya sudah diketahui.

"Saya kembali menegaskan, sesuai dengan perintah Bapak Kapoldasu Irjen Pol Martuani Sormin "tidak ada tempat/ruang bagi pelaku kejahatan di Kota Medan. Kami akan melakukan tindakan keras dan terukur kepada para pelaku kejahatan," tegasnya mengakhiri.
Di kesempatan itu, Wakit yang menjadi korban begal mengaku hingga kini tangan kanannya belum bisa digerakkan lantaran 3 kali dibacok pelaku. Ketika itu saya sempat berjanji, jika pelaku ditangkap akan mencium tangannya.

"Janji sudah saya tepati. Tadi saya ke kamar jenazah dan mencium tangan pelaku. Saya juga mengucapkan terimakasih kepada Bapak Kapoldasu, Bapak Kapolrestabes Medan, Kasat Reskrim dan Kapolsek Medan Baru, karena pelaku sudah berhasil ditangkap," katanya. (M16/f)

T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments