Sabtu, 25 Mei 2019
  • Home
  • Headlines
  • Polisi Tahan Eggi Sudjana karena Dikhawatirkan Melarikan Diri

Polisi Tahan Eggi Sudjana karena Dikhawatirkan Melarikan Diri

admin Kamis, 16 Mei 2019 09:37 WIB
Eggi Sudjana
Jakarta (SIB) -Polisi menahan Eggi Sudjana dalam kasus dugaan makar. Ada beberapa pertimbangan polisi menahan Eggi, salah satunya karena dikhawatirkan melarikan diri.

"Penahanan itu pertimbangan subjektivitas penyidik jangan sampai menghilangkan barang bukti, mengulangi perbuatan atau melarikan diri," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (15/5).

Argo mengatakan, penahanan Eggi Sudjana itu telah melalui proses gelar perkara. Setelah melakukan penangkapan, penyidik memutuskan untuk menahan Eggi pada Selasa (14/5) malam.

"Tadi malam penyidik memutuskan melakukan penahanan selama 20 hari ke depan terhadap tersangka Eggi Sudjana," katanya.
Penyidik membacakan surat perintah penahanan itu di hadapan Eggi Sudjana. Akan tetapi, Eggi menolak penahanan tersebut.

"Setelah diberitahu, tersangka tidak mau tandatangani surat penahanan. Karena tersangka tidak mau tandatagani surat perintah penahanan, lalu membuat berita acara penolakan penandatanganan di surat perintah penahanan," katanya.

Argo menyampaikan keberatan penahanan Eggi Sudjana tersebut. Salah satunya karena Eggi tengah mengajukan praperadilan atas penetapan statusnya sebagai tersangka.

"Kedua yang bersangkutan menyampaikan ke penyidik bahwa saksi yang diberikan ke penyidik pada saat dilakukan pemeriksaan itu belum dilakukan pemeriksaan oleh penyidik. Ada beberapa saksi yang disampaikan tersangka ada beberapa nama yang disampaikan, yang ketiga sebagai advokat," tuturnya.

Meski mendapat penolakan, namun polisi tetap mengeksekusi Eggi ke sel jeruju besi.

Ajukan Penangguhan
Sementara itu, pengacara Pitra Romadoni menyayangkan penahanan Eggi Sudjana dalam kasus dugaan makar. Ia menilai proses penahanan tersebut terlalu terburu-buru.

"Iya, saya rasa terlalu terburu-buru, seharusnya bisa dirundingkan dulu," kata Pitra saat dihubungi, Rabu (15/5).

Pitra mengatakan proses penahanan seharusnya dilakukan 1 x 24 jam setelah Eggi ditangkap. Namun, belum juga 24 jam pascapenangkapan, penyidik sudah melakukan penahanan.

"Semalam dia ditahan pukul 23.00 WIB ya seharusnya pukul 06.00 WIB, 1 x 24 jamnya itu kan pukul 06.00 WIB, saya lihat terlalu terburu-buru," katanya.

Pitra mengatakan saat ini masih berkoordinasi dengan tim untuk menentukan upaya selanjutnya. Pitra berharap Eggi Sudjana mendapatkan keadilan. (detikcom/d)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments