Jumat, 21 Feb 2020
  • Home
  • Headlines
  • Plt Wali Kota Medan Instruksikan Dinas PU Normalisasi Parit Bengkel

Plt Wali Kota Medan Instruksikan Dinas PU Normalisasi Parit Bengkel

Redaksisib Sabtu, 15 Februari 2020 10:46 WIB
SIB/Dok

Sapa Warga : Plt Wali Kota Medan Akhyar Nasution menyapa warga sekitar Parit Bengkel, Jumat (14/2).

Medan (SIB)
Plt Wali Kota Medan Ir Akhyar Nasution MSi meninjau parit besar (Parit Bengkel) yang membelah Kelurahan Pulo Brayan Bengkel Kecamatan Medan Timur dan Kelurahan Tanjung Mulia Kecamatan Medan Deli, Jumat (14/2). Peninjauan dilakukan untuk melihat kondisi parit bengkel yang kerap meluap saat hujan deras turun, sehingga menggenangi jalan dan rumah warga.

Saat menyusuri parit dengan berjalan kaki, Akhyar didampingi Plt Kadis Pekerjaan Umum (PU) Kota Medan Zulfansyah, Kadis Perumahan Kawasan Permukiman dan Penataan Ruang (DPKPPR) Benny Iskandar, Kabag Tata Pemerintahan Setdako Medan Ridho Nasution, Camat Medan Deli Fery Suheri, serta Camat Medan Timur.

Diketahui, hujan deras menyebabkan air parit meluap sehingga menggenangi jalan dan rumah warga, Kamis (13/2). Menurut Plt Wali Kota, hal itu terjadi akibat parit mengalami sedimentasi karena sudah lama tak dinormalisasi. Setelah menyusuri hingga 2,5 Km, Akhyar mengaku melihat sepanjang parit itu mengalami pendangkalan, sehingga volume parit tak mampu menampung debit air hujan.

"Parit ini sudah lama tidak dinormalisasi, sehingga mengalami pendangkalan. Setiap hujan deras turun, air parit melimpah lalu menggenangi jalan dan rumah warga. Dalam waktu dekat akan dinormalisasi, semoga dapat mengatasi persoalan banjir yang dikeluhkan warga," ujarnya.

Meski tak dapat memprediksi lama pengerjaannya, Akhyar memastikan normalisasi parit akan dilakukan pekan depan. “Banyak kendala yang ditemui saat normalisasi, sehingga tak dapat diprediksi berapa lama pengerjaannya. Yang pasti diupayakan secepatnya, agar masyarakat tidak kebanjiran lagi,” akunya.

Mendapati warga sekitar terlihat antusias melihat kedatangannya, Akhyar menyapa warga yang sebagian di antaranya merupakan teman semasa kecilnya, karena mantan anggota DPRD Kota Medan tersebut lahir dan dibesarkan di kawasan itu.

"Iya, aku datang karena katanya kawasan ini sering kebanjiran,” jelasnya.

Akhyar lalu mengajak warga menjaga kebersihan parit Bengkel, karena sampah yang dibuang ke dalam parit merupakan salah satu pemicu sedimentasi. “Mulai saat ini, jangan buang sampah ke dalam parit. Tempatkan saja sampah dalam wadah di depan rumah, petugas kebersihan pasti datang untuk mengangkutnya,” imbaunya.

Dalam kesempatan itu, Akhyar juga menyempatkan diri meninjau jembatan gantung yang menghubungkan Kelurahan Pulo Brayan Kota dengan Kelurahan Karang Berombak di Kecamatan Medan Barat. Peninjauan itu dilakukan untuk melihat kondisi jembatan gantung yang selesai diperbaiki pada November 2019 lalu.

Sebelum diperbaiki, kondisi jembatan sangat memprihatinkan karena dasarnya terbuat dari papan yang mulai rapuh dan bolong. Keadaan itu dinilai berbahaya bagi warga yang melintas, khususnya anak-anak. Setelah dibangun dengan pagar pengaman di sisi kiri dan kanannya, jembatan gantung itu kerap dilintasi warga Kelurahan Pulo Brayan Kota dan Kelurahan Karang Berombak. (M15/f)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments