Selasa, 10 Des 2019

Pimpin Partai Gelora, Anis Matta Keluar dari PKS

redaksi Selasa, 12 November 2019 23:43 WIB
pantau.com
ilustrasi
Jakarta (SIB)
Mantan Presiden PKS Anis Matta kini menjadi Ketua Umum Partai Gelora. Anis dipastikan keluar dari PKS karena bergabung dengan partai lain.

"Kalau bikin partai baru pasti sudah keluar," kata Ketua DPP PKS Ledia Hanifa, Minggu (10/11) malam.

Selain Anis, Ledia juga menyebut Fahri Hamzah yang merupakan mantan Wakil Ketua DPR dari Fraksi PKS serta Mahfudz Sidik juga sudah keluar dari partai. Fahri kini merupakan Waketum Partai Gelora sedangkan Mahfudz menjabat Sekjen.

"Sudah nggak di PKS. Fahri kan sudah lama ceritanya itu keluar," ucapnya.
Ledia mengatakan adalah hal wajar seseorang berpindah partai politik. Dia menyatakan tiap partai punya kader dan juga konstituen masing-masing.

"Wajar aja orang masuk partai politik. Memilih ke situ silakan saja. PKS sendiri punya kader sendiri juga. Nggak apa-apa masing-masing punya konstituen sendiri. Kader PKS sudah punya pilihan," ujar Ledia.

Sebelumnya, struktur kepengurusan Partai Gelombang Rakyat (Gelora) telah terbentuk. Duo inisiator Partai Gelora, Anis Matta dan Fahri Hamzah, akan menjadi Ketua dan Wakil Ketua Umum Partai Gelora.

"Tanggal 10 hari ini, tadi sudah selesai diumumkan bahwa Ketua Umum kita adalah Pak Anis, saya Wakil Ketua Umum, Sekjen-nya Pak Mahfudz Sidik, Bendahara Umum-nya adalah Pak Ahmad Riyaldi. Kami berempat ini memang pernah menjadi anggota DPR," kata Fahri di kawasan Kemang, Jakarta Selatan.

Doakan yang Terbaik
Sementara itu, Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera mendoakan yang terbaik bagi duo eks kader PKS, Anis Matta dan Fahri Hamzah, kini menjadi pimpinan Partai Gelora.

"Mendoakan yang baik bagi semua pihak yang berniat membangun negeri. Membangun partai itu tujuan mulia," kata Mardani Ali Sera.

Mardani mengatakan PKS tidak ingin fokus terhadap proses internal di partai lain. PKS, kata Mardani, fokus untuk membangun kekuatan internalnya sendiri.

"Kita tidak fokus pada apa yang terjadi pada partai lain, tapi fokus membangun kekuatan kadernya. Pengalaman 20 tahun, alhamdulillah kami kian solid dan kokoh. PKS selalu diajarkan husnuzan (sangka baik)," ujarnya.

Ketua DPP PKS Almuzzammil Yusuf pun berharap dua mantan rekan satu partainya itu bisa sukses. Dia berharap Partai Gelora bisa membawa gagasan baru dan segar bagi dunia politik Indonesia.

"Mudah-mudahan Gelora sukses membawa gagasan baru dan segar bagi perpolitikan Indonesia ke depan," tuturnya. (detikcom/f)

T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments