Kamis, 14 Nov 2019
  • Home
  • Headlines
  • Petir "Mengamuk", Penggembala dan 19 Kerbau Piaraan Tewas Seketika

Petir "Mengamuk", Penggembala dan 19 Kerbau Piaraan Tewas Seketika

admin Rabu, 21 Agustus 2019 09:42 WIB
SIB : Helman Tambunan
MATI: Inilah kerbau yang mati akibat tersambar petir, Selasa (20/8).
Tapteng (SIB) -Seorang pengembala, Sintor Habeahan (23) tewas tersambar petir di Desa Uratan Kecamatan Andam Dewi, Tapanuli Tengah (Tapteng), Senin (19/8) sore. Sebanyak 19 ekor kerbau yang tengah dijaganya turut mati dalam peristiwa itu.

Sintor, sekira pukul 18.30 WIB, memasukkan ternak ke kandang dekat rumahnya. Seperti biasa, setelah memasukkan ternak, Sintor menyalakan perapian.

Desa Uratan yang tengah hujan deras disertai guruh dan petir sangat keras saat itu, tiba-tiba menyambar Sintor dan 19 kerbau piaraannya hingga mati di tempat.

"Saat warga datang, tubuh Sintor sudah terbujur kaku tidak bernyawa. Begitu juga 19 kerbau piaraannya sudah kaku,"kata warga sekitar, Tumbur Simatupang (56).

Malam itu, lanjut Tumbur, tidak seperti biasa, hujan cukup deras, guruh dan petir bertalu-talu, lampu (PLN) mati."Agak beda, seram,"sebutnya.

Paur Humas Polres Tapteng, Iptu Rensa Sipahutar yang dikonfirmasi SIB, Selasa (20/8) membenarkan tewasnya, Sintor Habeahan akibat tersambar petir berikut 19 kerbau piaraannya. Korban sudah disemayamkan di rumah duka.

Sementara 19 kerbau yang mati akibat disambar petir dikuburkan 1 liang menggunakan alat berat.(G04/c)
T#gs 19 Kerbau Piaraan TewasDisambar Petir
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments