Senin, 21 Okt 2019

Pesawat Jatuh di Tual, 4 Orang Tewas

Senin, 20 Januari 2014 09:46 WIB
SIB/Kompas.com
JATUH: Pesawat Pilatus dengan nomor PK-IWT jatuh dan terbakar di Desa Taar, Kecamatan Dulah Selatan Kota Tual Maluku, Minggu (19/1).
Ambon (SIB)- Sebuah pesawat terbang milik PT Intan Angkasa dengan nomor register Wisky India Tenggo yang terbang dari Sentani (Papua), jatuh di pantai Un, Kota Tual, dan menewaskan pilot serta tiga orang awak pesawat, Minggu.

"Informasi yang kami terima, pesawat tersebut datang dari Sentani menuju Tual dan akan melanjutkan penerbangan ke Ambon, Ibu Kota Provinsi Maluku," kata Ketua DPRD Kota Tual RM Waremra yang dihubungi dari Ambon.

Pesawat tersebut diperkirakan jatuh sekitar pukul 12.10 WIT.

Kepala Bandara Tual, Amran Hamid, sejauh ini belum bisa dikonfirmasi karena sedang berada di lokasi jatuhnya pesawat tersebut dan ikut melakukan evakuasi korban.

Belum Terindentifikasi
Komandan Pangkalan TNI Angkatan Udara Maluku Tenggara dan Kota Tual Letkol (Penerbang) Ketut Adhiasa mengatakan sampai saat ini empat awak pesawat terbang yang jatuh di Tual, Minggu pukul 12.10 WIT, belum bisa diidentifikasi.

"Pesawat sipil dengan nomor register PK-WIT ini berangkat dari Bandara Sentani, Jayapura, tujuan Baubau, Sultra dan berniat transit di Kota Tual," kata Ketut Adhiasa yang dihubungi dari Ambon, Minggu.

Empat mayat ini untuk sementara belum bisa diidentifikasi karena jasad mereka ikut terbakar.

Menurut dia, tim SAR telah berhasil mengevakuasi seluruh jasad korban dari lokasi reruntuhan pesawat dan dimasukan ke kantung-kantung mayat untuk dibawa ke RSUD Karel Satsuitubun Langgur.

"Mudah-mudahan setelah dievakuasi ke RSUD, seluruh identitas korban bisa diketahui secara pasti," katanya.

Ia menjelaskan bahwa pesawat carteran milik PT. Intan Angkasa ini berangkat dari Bandara Sentani tujuan Baubau dan transit di Bandara Dumatubun Langgur.

Danlanud juga mengakui kalau kondisi cuaca di Kota Tual dan Langgur, Kabupaten Maluku Tenggara, beberapa hari terakhir ini sangat buruk, bahkan wilayah itu sejak pagi hari diguyur hujan lebat dan angin kencang.

Sebelum terjatuh di kawasan pantai, Kota Tual, pilot sudah menghubungi pihak bandara untuk meminta izin pendaratan namun buruknya cuaca membuat pesawat itu sempat berputar-putar dan akhirnya jatuh serta terbakar.

"Beruntung pesawat itu jatuh di tempat kosong dan tidak mengenai rumah-rumah penduduk," katanya. (Ant/h)
T#gs Pesawat
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments