Selasa, 20 Agu 2019

Perbukitan Bangun Dolok Kembali Longsor

* Tiga Alat Berat Ekstra Kerja Bersihkan Lumpur dari Badan Jembatan Siduadua * Anggota DPD RI Parlindungan Purba Minta Menteri Tinjau Lokasi
admin Minggu, 13 Januari 2019 09:50 WIB
SIB/Linggom Parhusip
PEMBERSIHAN: Sebanyak 4 unit alat berat membersihkan material longsor dari badan Jembatan Siduadua Parapat Kecamatan Girsang Sipangan Bolon Simalungun, Sabtu (12/1).
Parapat (SIB) -Sabtu (12/1) sekira 02.20 Wib, salah satu Jembatan Siduadua Parapat Dusun Sualan Nagori (desa) Sibaganding Kecamatan Girsang Sipangan Bolon Simalungun kembali tertimbun material longsor yang sebelumnya telah tertimbun, Jumat (11/1), sehingga tumpukan material semakin bertambah di badan jembatan.

Hal tersebut dikatakan Kanit Patroli Polres Simalungun Ipda M Rizal di sekitar Jembatan Siduadua ketika mengawasi arus lalulintas.

Diterangkannya Sabtu dinihari, perbukitan Bangun Dolok kembali longsor menimbun Jembatan Siduadua. Akibatnya proses pemindahan material bertambah lama. Alat berat yang sebelumnya 3 unit ditambah menjadi 4 unit untuk mengangkat lumpur dari badan jembatan.

Dikatakan Rizal, untuk sementara personil Polres Simalungun merekayasa arus lalulintas, mengalihkan arus kendaraan roda empat dari arah Pematangsiantar menuju Tobasa dan Parapat dialihkan dari Jalan Lingkar Luar Parapat, Simpang Palang Kecamatan Dolok Panribuan tembus ke Simpang Sitahoan Kecamatan Girsang Sipangan Bolon.

Selanjutnya, dari arah Tobasa dan Parapat ke Pematangsiantar melalui jalur Jembatan Siduadua namun dengan sistem buka tutup akibat salah satu jembatan hingga saat ini masih proses pembersihan."Kalau angkutan truk bermuatan dari Pematangsiantar-Parapat kita ijinkan melewati Jembatan Siduadua karena bila melalui Jalan Lingkar Luar Parapat dikuatirkan tidak sanggup di jalan menanjak hingga mogok dan mengganggu arus pengalihan kendaraan," katanya.

Diungkapkannya, untuk memonitoring perbukitan Bangun Dolok, personil polisi telah ditugaskan di atas bukit agar dapat memberikan informasi bila sewaktu-waktu terjadi longsor susulan mengingat para pekerja dan alat berat masih membersihkan material di atas Jembatan Sidudua agar tidak terjadi kecelakaan kerja.

Rizal mengajak agar para pengguna jalan khususnya yang ingin melintas dari jembatan Siduadua tetap bersabar karena untuk sementara waktu arus lalulintas masih buka tutup sebelum material longsor dapat dibersihkan dari badan jembatan.

Pengamatan SIB, tampak kendaraan roda 6 dan truk dari arah Pematangsiantar-Parapat dan sebaliknya, Parapat-Siantar antri panjang menunggu aba-aba dari Polisi untuk dapat melintas dari jembatan Siduadua.Proses pembersihan masih tetap berlangsung dan arus lalulintas masih tetap buka tutup hingga berita ini dikirim ke redaksi.

Sementara Anggota DPD RI Wilayah Sumatera Utara Parlindungan Purba SH MM melalui selulernya berharap dan mengajak agar menteri segera meninjau areal perbukitan sumber material longsor yang sudah beberapa kali menimbun Jembatan Sidudua karena penanganannya tidak boleh parsial hanya memindah material dari badan jembatan bila terjadi longsor.

Menurut Parlindungan, selain pemerintah harus serius, penanganan longsor harus dimulai dari hulu sumber material dari atas perbukitan Bangun Dolok."Kejadian ini kan sudah berulang, berarti ada sesuatu di atas bukit karena walaupun tidak ada hujan tetap terjadi longsor, berarti ada kerusakan ekosistem," katanya.

Oleh sebab itu Parlindungan yang juga Wakil Ketua Komite II DPD RI ini mengatakan harus ada upaya pemerintah untuk melakukan penjajakan dan penelitian serius dan segera mencari solusi terbaik untuk penanggulangan longsor di sekitar Jembatan Sidudua Parapat sehingga pengguna jalan tidak terganggu.(D13/c)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments