Minggu, 22 Sep 2019
  • Home
  • Headlines
  • Pengacara Tomy Winata Pukul Majelis Hakim di Persidangan

Pengacara Tomy Winata Pukul Majelis Hakim di Persidangan

* Mahkamah Agung: Penghinaan Terhadap Lembaga Peradilan
admin Jumat, 19 Juli 2019 11:14 WIB
Ilustrasi
Jakarta (SIB) -Seorang pengacara berinisial D menyerang majelis hakim di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus). Pelaku diketahui sebagai kuasa hukum pengusaha Tomy Winata (TW) yang tengah berperkara di PN Jakpus.

Humas PN Jakpus, Makmur mengatakan, penyerangan tersebut terjadi sekitar pukul 16.00 WIB. Saat itu majelis hakim tengah menangani perkara perdata nomor 223/pdt.G/2018/JKT Pst antara TW selaku penggugat melawan PT GWP.

"Kejadian bermula ketika majelis hakim tengah membacakan putusan yang mana pada bagian pertimbangan mengurai pada petitum digugat, sehingga kuasa pihak TW selaku Penggugat inisial D berdiri dari kursi kemudian melangkah ke depan majelis hakim," ujar Makmur di PN Jakpus, Kamis (18/7).

Pelaku kemudian melepas ikat pinggangnya untuk menyerang majelis hakim. Ikat pinggang tersebut sempat mengenai dua hakim yang tengah membacakan putusan.

"Mengenai Ketua Majelis Hakim HS pada bagian jidat dan sempat mengenai hakim anggota 1, DB," tuturnya.

Pengacara tersebut langsung diamankan oleh pihak keamanan PN Jakpus. Pelaku kemudian dibawa ke Polsek Kemayoran untuk proses hukum lebih lanjut.

PENGHINAAN
Sementara itu, Mahkamah Agung (MA) mengecam kejadian tersebut.

"Mahkamah Agung menyesalkan dan sangat berkeberatan atas peristiwa di PN Jakarta Pusat itu," kata jubir MA, hakim agung Andi Samsan Nganro.

Andi pun berharap Ketua PN Jakpus untuk segera melaporkan kejadian ini ke polisi. Menurut Andi, tindakan D sangat menghina lembaga peradilan.

"Oleh karena itu, tidak ada pilihan lain kecuali Ketua PN. Jakarta Pusat, harus bersikap melaporkan peristiwa tersebut ke polisi. Ini penghinaan terhadap lembaga peradilan," ujarnya.

Andi juga menyesali pelaku pemukulan tersebut merupakan pengacara yang notabene sangat mengerti hukum.

"Apalagi penyerangan dan pemukulan itu dilakukan oleh pengacara dalam persidangan di saat hakim sedang atau usai membacakan putusan dalam perkara perdata," ucapnya.

BUAT LAPORAN
Insiden pemukulan tersebut berbuntut panjang. HS melaporkan D ke Polres Jakarta Pusat.

Pantauan pukul 19.30 WIB, hakim DS tengah membuat laporan di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Metro Jakarta Pusat, Kemayoran, Jakpus. HS tampak mengenakan kemeja kotak-kotak.

Tiga orang polisi menerima laporan HS. HS menjelaskan kronologi singkat pemukulan yang dialaminya itu kepada polisi di SPKT.

"Tiba-tiba (pelaku) menyabet ketua majelis hakim dengan ikat pinggang," ucap HS kepada polisi sambil memegang dahi.

Hingga pukul 19.50 WIB laporan HS masih diproses. HS kemudian keluar dari ruang SPKT sekitar pukul 19.55 WIB.

HS kemudian dibawa ke ruang penyidik Satreskrim Polres Jakpus di lantai 3. (detikcom/c)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments