Jumat, 18 Okt 2019

Penembakan di Gereja Brasil Tewaskan 4 Orang

* Penembakan di Prancis, 2 Tewas
admin Kamis, 13 Desember 2018 10:49 WIB
SIB/Dailymail
Brasilia (SIB)- Seorang pria bersenjata melepas tembakan membabi-buta di dalam satu gereja di kota Campinas, Brasil. Tembakan itu menewaskan sedikitnya empat orang dan pelaku bunuh diri. Dilaporkan media lokal Record TV seperti dilansir CNN, Rabu (12/12), korban tewas terdiri dari tiga pria dan seorang wanita.

Kepolisian setempat menyebut empat orang lainnya mengalami luka-luka, dengan satu orang di antaranya kini dalam kondisi kritis. Kantor berita setempat, Agencia Brasil, melaporkan bahwa pria bersenjata itu diidentifikasi bernama Euler Fernando Grandolpho (49), warga kota Valinhos, yang bertetangga dengan kota Campinas.

Penembakan terjadi di dalam gereja Metropolitan Cathedral yang ada di kota Campinas pada Selasa (11/12) waktu setempat. Pelaku penembakan masuk ke dalam gereja sekitar pukul 13.25 waktu setempat. Rekaman CCTV di dalam gereja menunjukkan pelaku langsung duduk di salah satu bangku gereja dan kemudian menembaki para jemaat yang duduk di belakangnya. Usai melakukan penembakan, pelaku menembak mati dirinya. Motif penembakan ini belum diketahui pasti.

Grandolpho dilaporkan tidak memiliki catatan kriminal sebelumnya dan pernah bekerja sebagai asisten di kantor jaksa wilayah Sao Paulo hingga tahun 2014. Sejauh ini, bukti-bukti tidak mengindikasikan bahwa pelaku mengenal korban-korbannya. "Kami akan mulai mengidentifikasi para korban segera. Kami ingin tahu siapa pelaku penembakan ini sebenarnya," sebut polisi yang menyelidiki penembakan ini, Jose Henrique Ventura. Dalam pernyataan terpisah, Keuskupan Campinas menyatakan Metropolitan Cathedral ditutup sementara selama polisi melakukan penyelidikan.

Pastor Amauri Thomazzi yang sedang memimpin khotbah saat kejadian memposting pesan emosional via Facebook. "Seseorang masuk ke dalam gereja, menembaki dan memicu korban. Kami tidak bisa melakukan apapun untuk membantu mereka. Ada lebih dari 20 tembakan di sini dan dia (pelaku-red) menembak dirinya sendiri setelah itu," tuturnya via pesan Facebook. Lebih lanjut, Pastor Thomazzi meminta semua orang 'mendoakan pelaku dan semua orang yang tewas dan terluka'.

Penembakan di Prancis
Sedikitnya dua orang tewas dan 11 lainnya terluka dalam insiden penembakan di Strasbourg, kota di Prancis timur, Selasa (11/12) malam waktu setempat atau Rabu dini hari WIB. Aparat keamanan mengatakan tersangka pelaku penembakan sedang diburu. Disebutkan dia dalam kondisi terluka setelah sempat terlibat baku tembak dengan aparat keamanan.

Pernyataan polisi tersebut dibenarkan oleh Kementerian Dalam Negeri, yang menggambarkannya sebagai "insiden keamanan publik yang serius" di kota tersebut dan meminta warga untuk tidak keluar rumah. Penembakan dilaporkan terjadi di dekat pasar Natal di pusat kota, Place Kleber. Petugas keamanan telah menutup area dan layanan trem untuk sementara tidak dioperasikan.

Kepolisian menyebut tersangka sudah dikenal aparat keamanan karena dia masuk daftar ancaman teroris. Sebagaimana dilaporkan stasiun televisi BFM TV, tersangka melarikan diri dari apartemennya pada Selasa (11/12) pagi ketika polisi menggeledahnya dalam penyelidikan kasus perampokan. Sejumlah granat ditemukan dalam razia itu.

Wartawan setempat, Bruno Poussard, dalam unggahan di Twitter mengatakan ada "lusinan tembakan di jalan-jalan di pusat kota, dimulai dengan satu atau dua tembakan, kemudian diikuti dengan berondongan peluru". Emmanuel Foulon, dari bagian media Parlemen Eropa, mengatakan ada "kepanikan" di pusat kota menyusul suara tembakan dan bahwa polisi dengan senjata berlarian di jalan-jalan.

Wakil wali kota Strasbourg, Alain Fontanel, di Twitter, mengatakan, "Penembakan di pusat kota Strasbourg." Ia mengucapkan terima kasih kepada warga yang tidak keluar rumah, sementara aparat mencari tahu apa yang terjadi. (CNN/detikcom/l)
Editor: admin

T#gs
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments