Minggu, 18 Agu 2019
  • Home
  • Headlines
  • Pencapaian PAD Masih 27,27 %, Kadis Perindag Minta UPTD Pasar Tarutung Lebih Giat

Pencapaian PAD Masih 27,27 %, Kadis Perindag Minta UPTD Pasar Tarutung Lebih Giat

admin Jumat, 12 Juli 2019 09:52 WIB
Ilustrasi
Tapanuli Utara (SIB) -Pendapatan Asli Daerah (PAD) Pasar Tarutung, Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) pada capaian PAD bulan Juni TA 2019 ditargetkan sekitar 40 persen. Namun memasuki akhir triwulan I TA 2019, realisasi PAD baru mencapai 27,27 persen dari target

Karena itu, Kadis Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) Gibson Siregar meminta UPTD Pasar Tarutung dan jajaran staf menyuplai PAD untuk lebih giat menggenjot dan bekerja semaksimal mungkin. Kadis Perindag menyampaikan hal itu saat dimintai tanggapannya terkait pasar tradisional Tarutung memprihatinkan di ruang kerjanya, Selasa (9/7).

Menurutnya, capaian potensi retribusi pasar kios bulan Juni TA 2019 sebesar Rp 67.340.000, retribusi sampah Rp 5.332.000, retribusi sewa tanah Rp 168.000 dan cicilan Kios Rp 6.443.640 dengan total sebesar Rp 79.283.640. Namun katanya, untuk retribusi kios perlu digenjot karena memperlambat capaian retribusi.

Ia menambahkan, dalam pengutipan retribusi dilakukan pengawasan yang baik dan dapat dipastikan tidak ada peluang mengambil keuntungan pribadi. "Meski UPTD pasar Tarutung kurang giat menggenjot retribusi tapi pihak yang bersangkutan sudah kita ingatkan jangan main-main terhadap retribusi dan tahun ini harus tuntas memenuhi target," tegasnya.

Disebutkan, Tahun 2019 pasar tradisonal Tarutung juga akan mendapatkan bantuan dari pusat sebesar Rp 1,9 miliar untuk merevitalisasi dan tahun depan dipastikan akan mendapatkan bantuan juga. "Mudah-mudahan para pedagang senang berjualan di Pasar Tarutung dan mudah-mudahan visi misi Pemkab Taput bisa tercapai," ucapnya.

Dikatakan, untuk pembenahan pasar melalui retribusi pihaknya terus mengusulkan agar dilakukan pembenahan. "Kita tidak boleh bekerja sendiri-sendiri karena ketika retribusi dikutip maka langsung disetor ke Dinas Dipenloka kemudian selanjutnya dilakukan pembahasan ke mana peruntukan PAD," tandasnya. (G01/t)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments