Minggu, 05 Jul 2020
PalasBappeda
  • Home
  • Headlines
  • Pemkab Deliserdang Komit Tangani Stunting di Tengah Pandemi Corona

Pemkab Deliserdang Komit Tangani Stunting di Tengah Pandemi Corona

redaksisib Sabtu, 06 Juni 2020 11:56 WIB
dok/Kominfo Deliserdang

TANDA TANGAN : Wabup Deliserdang HMA Yusuf Siregar menandatangani dokumen dalam rembuk pencegahan stunting disaksikan Wakil Ketua TP PKK Sri Pepeni Yusuf dan Kadis Kesehatan Ade Budi Krista serta lainnya di Lubukpakam, Kamis (4/6). 

Lubukpakam (SIB)
Meski dalam suasana pandemi Covid-19, Pemkab Deliserdang masih terus peduli atau komit mengatasi percepatan penanganan stunting. Stunting merupakan kondisi gagal pertumbuhan pada anak (pertumbuhan tubuh dan otak) akibat kekurangan gizi dalam waktu yang lama, sehingga anak lebih pendek atau perawakan pendek dari anak normal seusianya dan memiliki keterlambatan dalam berpikir.

Untuk mempercepat penanganan stunting, Pemkab Deliserdang yang diinisiasi Dinas Kesehatan menggelar rembuk yang ditandai dengan penandatanganan komitmen bersama antar lintas terkait melalui Video Confrence (Vicon) di ruang Posko Induk Covid-19 Kantor Bupati, Lubukpakam, Kamis (4/6).

Penandatanganan dimulai dari Wakil Bupati Deliserdang HMA Yusuf Siregar, kemudian dilanjutkan Wakil TP PKK Hj Sri Pepeni Yusuf Siregar, Ketua Darmawanita Persatuan Hj Herawati Darwin Zein, Kadis Kesehatan Deliserdang dr Ade Budi Krista, Kepala Bappeda Ir Remus Hasiholan Pardede MSi.

Yusuf Siregar dalam sambutannya mengatakan Pemkab menjadi bagian dalam mewujudkan tujuan global 2030 atau sustainable development goals (SDGs) yang salah satu tujuannya adalah menghilangkan kelaparan. Kemudian mencapai ketahanan pangan serta meningkatkan pertanian berkelanjutan dengan target 2030 dan mengakhiri segala bentuk malnutrisi, termasuk penurunan angka stunting secara nasional tahun 2024 sebesar 14%.

"Sebagai dasar pelaksanaan sesuai peraturan Bupati Nomor 5A tahun 2020 tentang percepatan pencegahandan penanggulangan stunting terintegrasi, saya menekankan kepada seluruh OPD bersama-sama untuk menuntaskan permasalahan stunting melalui program strategis yang terintegrasi, melakukan perbaikan dari seluruh aspek melalui dua intervensi, yaitu pertama intervensi gizi spesifik untuk mengatasi penyebab langsung terjadinya stunting seperti asupan makanan, infeksi, status gizi ibu, penyakit menular, dan kesehatan lingkungan yang harus menjadi perhatian bidang kesehatan," terang Yusuf.

Sementara Ade Budi Krista mengutarakan penandatanganan ini adalah komitmen pemerintah daerah guna menjamin semua unsur dalam daerah ini bersepakat untuk menurunkan angka stunting. Disebut melalui penandatangan bersama itu, Pemkab akan bersepakat untuk melakukan konvergensi penurunan angka stunting di Deliserdang. (T05/f)

T#gs pandemi CoronaPemkab DeliserdangStunting
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments