Rabu, 11 Des 2019
  • Home
  • Headlines
  • Pembangunan Glamorous Camping di Kaldera Toba Selesai April 2020

Tiga Menteri Hadiri Groundbreaking

Pembangunan Glamorous Camping di Kaldera Toba Selesai April 2020

* Luhut Panjaitan: Pemerintah Kucurkan Rp4,04 Triliun Bangun Pariwisata Danau Toba
bantors Selasa, 15 Oktober 2019 09:23 WIB
SIB/Linggom Parhusip
TEKEN PRASASTI: Menko Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan didampingi Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan Menteri Pariwisata Arief Yahya, Direktur Utama BPODT Arie Prasetyo dan investor menandatangani prasasti peresmian The Caldera Nomanic Escape di Kawasan Toba Kaldera Sibisa, Kecamatan Ajibata Tobasa, Senin (14/10).
Ajibata (SIB) -Menko Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan Menteri Pariwisata Arief Yahya melaksanakan peletakan batu pertama (groundbreaking) tanda dimulainya pembangunan Glamorous Camping di Kaldera Toba Sibisa Kecamatan Ajibata Kabupaten Tobasa, Senin (14/10).

Direktur Utama Badan Pelaksana Otorita Danau Toba (BPODT) Arie Prasetyo berterimakasih kepada ketiga menteri dan para undangan karena sudah hadir untuk melaksanakan groundbreaking tempat wisata yang menawarkan sensasi liburan unik yang lebih modern untuk para traveller di Kaldera Toba Sibisa . Pada kesempatan itu dia juga menyampaikan laporan perkembangan pembangunan Otorita Danau Toba.

Sementara itu, Luhut Panjaitan dalam sambutannya mengatakan bahwa program pembangunan Danau Toba sesuai dengan target. "Sebelum berangkat dari Jakarta saya terlebih dahulu izin dari Presiden RI untuk melaksanakan groundbreaking Glamorous Camping di Kaldera Toba dan Presiden memesankan agar masyarakat jangan ada yang dirugikan atau digusur," katanya.

Diungkapkannya anggaran untuk pembangunan kepariwisataan Danau Toba mencapai Rp 4.04 Trilliun. Angka sebesar itu belum pernah dikucurkan untuk membangun Danau Toba sepanjang orang batak hidup di daerah ini. Untuk itu dia mengajak warga sekitar Danau Toba menyikapinya dengan baik karena semua terstruktur dengan baik."Semua kita bikin terstruktur, holistik, transparan dan masuknya berbagai investor harus memberdayakan masyarakat," ungkapnya.

Luhut mengajak warga Sigapiton jangan mudah terprovokasi oleh orang-orang yang tidak jelas."Datang ke saya, kapan saja dan dimana saja, tetapi harus benar diposisikan, saya tidak mau memakai power melalui berita-berita medsos," terangnya dan berjanji akan berkunjung untuk duduk bersama dengan tokoh masyarakat desa Sigapiton.

Luhut yang mengaku memiliki hubungan emosional dengan masyakat sekitar Kaldera Toba Sibisa karena lahir di daerah tersebut menyampaikan agar masyarakat desa Sigapiton yang berada tepat di bawah Kaldera Toba Sibisa jangan mau dibodoh-bodohi orang lain. Dia meminta bila memiliki masalah datang saja ke kantor Kemenko Kemaritiman dan menjamin akan ada jalan keluarnya." Jangan mau terpengaruh, apa saja kita perbuat sepanjang permainan yang benar datang pada saya dan kita juga tidak ingin dibohongi," tegas Luhut.