Minggu, 17 Nov 2019
  • Home
  • Headlines
  • Pelantikan Presiden, TNI Kerahkan Drone Deteksi Sniper Penyusup

Pelantikan Presiden, TNI Kerahkan Drone Deteksi Sniper Penyusup

bantors Senin, 21 Oktober 2019 10:05 WIB
Ilustrasi Drone
Jakarta (SIB) -TNI menyiagakan robot pengawas udara tanpa awak atau unmanned aerial vehicle (UAV) di seluruh langit Jakarta di hari pelantikan presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) dan wakilnya, Ma'ruf Amin kemarin. Pesawat UAV yang memiliki kemampuan menyorot dengan infrared ini dimaksudkan untuk menyisir area atas objek atau gedung.

"Untuk drone, mandala operasinya se-Jakarta, ya, semua. (Drone UAV) kami terbangkan karena ada infrared-nya," terang Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto di lapangan Graha Jala Puspita, Jl RE Martadinata, Jakarta Pusat (Jakpus), Minggu (20/10).

"Sehingga kalau ada sniper di atas gedung yang bukan kami tempatkan, bukan anggota kami di sana, kami curigai walaupun itu bukan sniper, tapi kalau ada metal lalu ada orangnya, itu kami curigai," lanjut dia.

Selain drone, TNI menyiagakan helikopter hingga pesawat dalam pengamanan pelantikan Jokowi-Ma'ruf. Hadi kemudian menjelaskan cara pengawasan dari helikopter, di mana akan mengerucut ke titik-titik kritis di sekitar gedung DPR/MPR, seperti wilayah Pejompongan dan Petamburan.

"Kemudian helikopter itu (dioperasikan) khusus di wilayah-wilayah yang kami curigai, jadi tidak begitu luas. Jadi kalau di atas gedung DPR/MPR ada pesawat, itu sedang surveilans di sana," ucapnya.

Ketika awak pesawat Boeing melaporkan adanya ancaman di wilayah tersebut, anggota yang mengawasi dari helikopter bertugas memastikan laporan tersebut.

"Boeing langsung dari ketinggian 16 ribu 'tembak' setiap pos-pos yang disebutkan tadi, misalnya Pejompongan, Petamburan, kemudian diyakinkan oleh heli," tutur Hadi.

Sebelumnya, Hadi menuturkan awak udara akan memberikan laporan secara real-time (terkini) ke kantornya yang menjadi posko pengamanan utama di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakpus. Dari sana, Hadi dan Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengawasi situasi keamanan pelantikan presiden terpilih dan wakilnya.

"Hasil informasi dari pesawat akan dilaporkan langsung real-time dengan downlink posko yang ada di Merdeka Barat, sehingga seluruh aparat TNI-Polri dapat memantau real-time wilayah-wilayah yang dianggap kritis," tutur Hadi.

Sebelumnya, Hadi, Tito, dan beberapa pejabat utama TNI-Polri mengecek kesiapan pengamanan acara pelantikan Jokowi-Ma'ruf Amin.

Pengecekan dilakukan dengan cara berkeliling dari Jalan Medan Merdeka Barat, Jalan Sudirman, hingga sekitar gedung DPR RI.

"Saya mau tanya pada prajurit TNI dan Polri, kekuatan?" kata Hadi kepada pasukan Marinir TNI Angkatan Laut (AL) dan Brimob Polri di lapangan Graha Jala Puspita, Jl RE Martadinata, Jakarta Pusat (Jakpus), Minggu (20/10).

"55 (sempurna)," jawab pasukan.
"Saya nyatakan bahwa semuanya berjalan lancar, keamanan juga terjaga untuk mendukung pelantikan Presiden dan Wakil Presiden hari ini," ucap Hadi. (detikcom/d)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments