Senin, 17 Feb 2020
  • Home
  • Headlines
  • Panglima- Kapolri Apresiasi Kerja Aparat soal Observasi WNI dari Wuhan China

Panglima- Kapolri Apresiasi Kerja Aparat soal Observasi WNI dari Wuhan China

Jumat, 14 Februari 2020 21:29 WIB
news.detik.com
Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menyampaikan apresiasinya kepada semua prajurit yang terlibat dalam proses evakuasi WNI dari Wuhan, China. Hadi menyebut evakuasi tersebut sebagai Operasi Kemanusiaan Natuna.

Natuna (SIB)
Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menyampaikan apresiasinya kepada semua prajurit yang terlibat dalam proses evakuasi WNI dari Wuhan, China. Hadi menyebut evakuasi tersebut sebagai Operasi Kemanusiaan Natuna.

"Saudara-saudara hari ini adalah hari yang ke-12, hari yang ke-12 kita melaksanakan operasi kemanusiaan yang didukung dari seluruh satuan tergambar satu sinergi. Sinergitas yang mampu untuk melaksanakan operasi kemanusiaan tersebut," kata Hadi di Lanud Raden Sadjad, Natuna, Kepulauan Riau, Kamis (13/2).

Dia mengapresiasi seluruh jajaran yang berpartisipasi dalam menyiapkan Natuna sebagai tempat evakuasi. Dari pekerja yang menyiapkan perlengkapan hingga mengangkut para WNI dari Wuhan ke Indonesia.

"Mempersiapkan segala sesuatunya, membuat perimeter, menggelar pasukan untuk menggelar pengamanan wilayah observasi, dan melaksanakan operasi teritorial, baik dari TNI, dari Polri, maupun ormas lainnya yang mampu untuk memberikan pengertian ke masyarakat bahwa Natuna dipilih menjadi tempat terhormat dalam rangka mengobservasi keluarga kita, mahasiswa dari Wuhan menuju Indonesia," ujar Hadi.

Hadi juga menyampaikan apresiasinya kepada seluruh jajaran yang akan bekerja selama dua hari terakhir sebelum proses evakuasi selesai. Dia menyebut proses akhir evakuasi tersebut akan dilakukan dua hari ke depan.

"Apresiasi dari Panglima TNI maupun Kapolri kepada seluruh petugas di lapangan mulai dari kesiapan pelaksanaan dan dua hari kita akan melaksanakan proses pengakhiran dari operasi kemanusiaan tersebut," ujar Hadi.

Dia juga menyebut evakuasi ini merupakan operasi yang pertama kali dilakukan di Indonesia. Operasi ini dilakukan sesuai dengan aturan dari protokol World Health Organization (WHO).

"Hanya dalam waktu kurang dari dua hari kita mampu untuk melaksanakan operasi kemanusiaan yang baru pertama kali dilaksanakan di Indonesia, yaitu melaksanakan observasi sesuai dengan protokol kesehatan WHO terkait dengan virus Corona," kata Hadi.

Hadi menjelaskan para WNI yang dievakuasi dari Wuhan datang dalam keadaan sehat. Namun evakuasi di Natuna perlu dilaksanakan selama 14 hari untuk mengikuti protokol kesehatan dari WHO.

"Karena saudara kita yang dibawa dari Wuhan ke Indonesia kondisinya sehat. Karena, sesuai dengan aturan negara dari China, bahwa yang dipulangkan sudah melewati beberapa seleksi dan dinyatakan sehat, namun ada satu ketentuan protokol kesehatan WHO harus dipenuhi, karena masa inkubasi 14 hari. Insyaallah dua hari lagi operasi kemanusiaan ini selesai. Dan kita melaksanakan pengakhiran dari penugasan operasi tersebut," jelas Hadi.

Seperti diketahui, sudah 12 hari WNI dari Wuhan, China dievakuasi di Hanggar Lanud Raden Sadjad, Natuna. Proses observasi akan berakhir di hari ke-14 pada Sabtu (13/2). (detikcom/d)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments