Kamis, 14 Nov 2019

Pakai Foto Editan, Calon DPD NTB Digugat ke MK

admin Sabtu, 13 Juli 2019 09:20 WIB
Ilustrasi
Jakarta (SIB) -Foto calon anggota DPD Nusa Tenggara Barat (NTB), Evi Apita Maya, berujung gugatan ke MK. Evi digugat caleg lainnya, Farouk Muhammad, karena foto editan Evi dianggap menyalahi prinsip jujur pemilu.

"Dalam pelanggaran administrasi ini dilakukan satu tindakan berlaku tidak jujur bahwa calon anggota DPD RI dengan nomor urut 26 atas nama Evi Apita Maya diduga telah melakukan manipulasi atau melakukan pengeditan terhadap pasfoto di luar batas kewajaran. Ini akan dibuktikan dengan keterangan ahli, yang mulia," kata kuasa hukum Farouk, Happy Hayati Helmi, dalam sidang MK, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Jumat (12/7).

Happy mengatakan foto hasil editan Evi yang dipakai di alat peraga kampanye itu membuat Evi mendapat suara terbanyak di NTB. Dia juga mempersoalkan logo DPD yang terpajang di sejumlah alat peraga kampanye Evi.

"Dengan demikian, perbuatan calon nomor urut 26 atas nama Evi Apita Maya telah nyata mengelabui dan menjual lambang negara untuk simpati rakyat NTB, sehingga memperoleh suara terbanyak sebanyak 283.932," ujarnya.

"Dari pemilih yang memilihnya dengan alasan foto calon nomor urut 26 atas nama Evi Apita Maya cantik dan menarik walaupun pemilih tidak mengetahui siapa calon tersebut," imbuhnya.

Dia berpendapat Evi seharusnya dijatuhi sanksi karena persoalan itu. Dia juga menduga terjadi penggelembungan suara para celeg DPD NTB yang membuatnya gagal meraih peringkat 4 untuk lolos ke DPD RI.

Dalam petitumnya, Farouk meminta Evi tak diloloskan ke DPD RI. Dia juga menuntut agar caleg yang menempati posisi keempat di NTB, Lalu Suhaimi Ismy, digagalkan.

Menurutnya, Evi seharusnya hanya mendapatkan 383.932 suara, sedangkan Lalu Suhaimi, yang ditetapkan KPU mendapat 207.352 suara, seharusnya hanya mendapatkan 207.120 suara.

"Menetapkan suara pemohon atas nama Farouk Muhammad dengan nomor urut 27 sebesar 188.687 sebagai peringkat keempat perolehan suara anggota DPD RI pada daerah pemilihan Nusa Tenggara Barat," katanya membacakan petitum. (detikcom/d)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments