Selasa, 19 Nov 2019
  • Home
  • Headlines
  • PP GMKI Desak Gubsu Cabut Laporan Terhadap GMKI Medan

PP GMKI Desak Gubsu Cabut Laporan Terhadap GMKI Medan

admin Minggu, 04 Agustus 2019 09:35 WIB
JAKARTA (SIB) -Pengurus Pusat Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) menilai Gubernur Sumatera Utara Edy Ramayadi gagal paham terkait aksi massa yang berunjuk rasa di depan kantor Gubernur yang menyebabkan robohnya pagar utama kantor tersebut.

"Saya sangat menyayangkan tindakan Pak Gubernur, karena tuntutan mahasiswa tidak sesuai dengan jawaban yang disampaikan oleh Gubernur. Yang dimunculkan dan dibesar-besarkan di media bukan jawaban dari tuntutan kerusakan Danau Toba, melainkan hal lain yang tidak subtansial. Bahkan Gubernur terkesan ingin memutar-balikkan persoalan seolah-olah pagar itu lebih penting dari nasib Danau Toba,"kata Epranoto selaku kepala bidang aksi dan pelayanan pengurus pusat GMKI, Sabtu (03/08)

Epranoto menilai tindakan yang dilakukan Gubernur Sumut tersebut adalah salah satu kegugupan pemimpin, sehingga terkesan panik dalam mengambil keputusan. Hal ini, menurutnya patut dicurigai sebagai upaya pengalihan isu.

"Pak Gubernur yang saya hormati, sebaiknya menjawab apa yang menjadi aspirasi GMKI Medan, apa lagi aspirasi yang disampaikan bukan menyerang pribadi Bapak, melainkan menyangkut kepentingan masyarakat umum dan merupakan salah satu bentuk kecintaan GMKI kepada Danau Toba. Sehingga janganlah kemudian isu kerusakan tersebut seolah-olah ingin ditukar dengan kerusakan pagar, itu sama sekali tidak sebanding," tegasnya.

Selanjutnya pihak kepolisian juga diharapkan melihat kejadian ini secara objektif tentang hubungan sebab akibat terutama dalam kronologi kejadiannya.

"Sampai hati betul Gubernur ingin memenjarakan anak-anaknya yang peduli dengan kelestarian Danau Toba. Saya yakin Pak Polisi tahu betul kronologi kejadian penyebab terjadinya perusakan pagar, bahwa tuntutan masa aksi tidak digubris Gubernur sampai kurang lebih dua jam, sehingga ada kekecewaan. Seandainya Pak Gubernur peduli dan cinta kepada anak-anaknya, beliau dapat berbicara langsung dan memberikan respon terhadap tuntutan GMKI Medan saya pikir kejadian ini tidak terjadi, disinilah dinilai kecintaan bapak kepada generasi muda ini", sebutnya.

PP GMKI juga mengingatkan bahwa Presiden Jokowi memiliki visi besar terhadap potensi Danau Toba. Dalam kunjungan kerjanya, presiden dengan jelas menyebutkan bahwa akan menjadikan Danau Toba masuk dalam anggota UNESCO Global Geopark. Oleh karena itu ia menilai pemerintah daerah haruslah sejalan visinya dengan pemerintah pusat.

"Niat yang baik dari pemerintah pusat sebaiknya bisa menjadi niat yang baik pula dari pemerintah daerah, strerilkan Danau Toba dari perusahaan-perusahaan yang sudah dan berpotensi menyumbang kerusakan Danau Toba. Lebih baik bapak tangkap dan penjarakan para perusak Danau Toba itu ketimbang menangkap para aktivis, mungkin itu lebih bermanfaat bagi kepentingan masyarakat Sumut, itu yang diinginkan GMKI Medan," pungkasnya. (J02/c)
T#gs GMKI Medan Gubsu Cabut LaporanPP GMKI
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments