Rabu, 11 Des 2019
  • Home
  • Headlines
  • PDIP soal Pertemuan Jokowi-Prabowo: Akan Kelihatan yang Bermain di Air Keruh

PDIP soal Pertemuan Jokowi-Prabowo: Akan Kelihatan yang Bermain di Air Keruh

* Mega Puji Pertemuan
admin Minggu, 14 Juli 2019 12:58 WIB
Jakarta (SIB) -PDIP mengapresiasi pertemuan antara Joko Widodo (Jokowi) dan Prabowo Subianto. PDIP menilai, setelah pertemuan ini, akan kelihatan siapa saja yang selama ini bermain di air keruh.

Ketua DPP PDIP Andreas Hugo Pareira mengatakan akhirnya momen pertemuan antara Jokowi dan Prabowo terjadi. Ini, menurutnya, adalah momen penting yang ditunggu-tunggu rakyat.

"Apa artinya pertemuan ini? Pertama, pertemuan ini menunjukkan sikap negarawan demokratis dua belah pihak, sekaligus pendidikan politik yang baik untuk bangsa Indonesia, bahwa setelah kompetisi yang 'panas' sekalipun, baik Jokowi maupun Prabowo rela bertemu, berjabat tangan, ngobrol, dan makan bersama merupakan sarana untuk kembali mengeratkan tali silaturahim anak bangsa," kata Andreas dalam keterangannya, Sabtu (13/7).

Kedua, lanjut Andreas, tempat pertemuan keduanya terbilang unik dan netral. Stasiun MRT adalah sarana publik yang menunjukkan jiwa egaliter yang merakyat dari Jokowi ataupun Prabowo.

"Ketiga, pertemuan di tempat umum seperti ini sekaligus menepis semua isu yang berkembang selama ini, seolah-olah pilpres ini harus diakhiri dengan rekonsiliasi bagi-bagi kursi di pemerintahan," ucapnya.

Keempat, menurut Andreas, pertemuan ini akan berdampak besar di masyarakat bahwa urusan pilpres sudah selesai. Semua harus kembali hidup rukun sebagai anak bangsa karena Jokowi dan Prabowo sama-sama sepakat agar seluruh warga bersatu serta tidak ada lagi istilah '01-02' atau 'cebong-kampret'.

"Tidak ada lagi 'cebong' dan 'kampret', yang ada adalah Garuda Pancasila. Sehingga akan jelas kelihatan, siapa yang bermain di air keruh, yang masih mau memanfaatkan agenda pilpres ini untuk memecah belah bangsa Indonesia," tegasnya.

Megawati Puji
Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri melihat pertemuan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dari siaran langsung televisi. Mega bersyukur pertemuan itu bisa terlaksana.

"Saya mendampingi Ibu Megawati Soekarnoputri dengan melihat siaran langsung atas pertemuan tersebut. Beliau (Mega) menyampaikan rasa syukurnya dan sejak awal percaya kenegarawanan Pak Prabowo, sama halnya dengan keyakinan Ibu Megawati, mengapa konsisten memberikan dukungan ke Pak Jokowi karena kepemimpinannya yang merangkul, berdialog, dan berdedikasi bagi bangsa dan negara Indonesia," kata Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto dalam keterangan tertulis yang diterima, Sabtu (13/7).

Hasto juga mengatakan pertemuan antara Jokowi dan Prabowo itu bisa dijadikan tolok ukur demokrasi di Indonesia. Pertemuan keduanya juga dinilai bisa membuat bangsa kembali bersatu seusai perhelatan Pemilu 2019.

Selain itu, PDIP memuji ucapan selamat yang dilontarkan Prabowo kepada Jokowi karena terpilih kembali sebagai presiden periode 2019-2024. Ucapan selamat itu dinilai akan memberikan nilai positif.

"Ketika Pak Jokowi dan Pak Prabowo bertemu, dalam suasana penuh kegembiraan disertai pemberian ucapan selamat secara langsung dari Pak Prabowo ke Pak Jokowi, maka sesuai kultur politik di Indonesia, hal tersebut akan membawa suasana positif di tingkat grassroots," katanya.

Seperti diketahui, Jokowi dan Prabowo bertemu di Stasiun MRT Lebak Bulus, Jakarta Selatan. Mereka juga sempat menjajal MRT dari Lebak Bulus menuju Stasiun MRT Senayan.

Tak hanya itu, mereka juga sempat makan bersama di Mal Fx Sudirman. Jokowi dan Prabowo berada di satu meja dan bersantap siang bersama didampingi Sekjen Gerindra Ahmad Muzani, Kepala BIN Budi Gunawan, dan Ketua TKN Jokowi, Erick Thohir. (detikcom/d)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments