Sabtu, 25 Mei 2019
  • Home
  • Headlines
  • Omset Judi Togel di Tapteng Rp400 Juta/Hari, Bandar Diduga Orang Kuat

Omset Judi Togel di Tapteng Rp400 Juta/Hari, Bandar Diduga Orang Kuat

* Polres Tapteng Mengaku Sulit Berantas Togel
admin Rabu, 15 Mei 2019 08:47 WIB
Iptu Rensa Sipahutar
Tapanuli (SIB) -Agen atau penulis kupon judi tebak angka, togel, kian marak di Kabupaten Tapanuli Tengah. Hampir semua warung kopi termasuk warung tuak menjadi tempat permainan judi berbentuk lotre tersebut.

Dari Pantauan SIB, para penulis togel mangkal atau menunggu pemasang di warung. Mereka tidak segan atau takut diketahui masyarakat sebagai penulis togel, bahkan sudah terang-terangan.

Jika ingin memasang nomor cukup datang ke warung kopi atau warung tuak dan bilang mau membeli. Pokoknya tidak berbelit-belit.

Banyak orang terjerumus pada permainan judi togel, karena hadiahnya besar. Pasang Rp1.000 dapat Rp70.000 untuk dua angka. Sedangkan 3 angka hadiahnya Rp400.000, dan 4 angka Rp3 juta.

Kalkulasi kasar dari hasil penjualan kupon di Tapteng bisa mencapai omset Rp400 juta setiap hari. Estimasi itu dihitung dengan asumsi 20 penulis togel di setiap kecamatan dikali 20 kecamatan.

Jika setiap penulis berpenghasilan Rp1 juta setiap hari, maka hasilnya Rp400 juta.

Informasi yang dihimpun di lapangan, para penulis tidak takut menulis togel karena diduga dibackingi oleh bandarnya yang disebut orang kuat di Kabupaten Tapanuli Tengah sehingga sulit tersentuh.

SULIT
Paur Subbag Humas Polres Tapteng Iptu Rensa Sipahutar yang ditanyai SIB di ruang kerjanya, Selasa (14/5) mengatakan, Polres Tapteng bekerja keras melakukan penindakan dan pembinaan terhadap terhadap pemain, penulis serta agen judi togel.

Diakui bahwa kadang sulit memberantas permainan judi togel, karena saat penulis ditangkap polisi, dia tidak mau memberitahukan siapa agen atau bandarnya, sehingga kasusnya kadang berhenti di seputaran dia. "Polisi kadang mengalami kesulitan membongkar lingkaran penyakit masyarakat itu," ungkapnya.

Humas selanjutnya meminta peran serta masyarakat dalam memberantas perjudian togel di Tapteng. Mohon informasinya, kalau ada beritahu ke kami, supaya kami bisa mengungkapnya. Kalau hanya berpangku pada polisi, polisi juga punya keterbatasan, sulit memberantas praktek judi togel itu.

Meski demikian, perwira garis dua itu mengatakan bahwa pada tahun 2018, Polres Tapteng menangani 14 kasus perjudian Togel, sedangkan tahun 2019 berjalan ada sebanyak 6 kasus. (Tim/h)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments