Minggu, 22 Sep 2019
  • Home
  • Headlines
  • Nikah Diam-diam, Bahtiar Disiram Istri Air Panas Hingga Tewas

Nikah Diam-diam, Bahtiar Disiram Istri Air Panas Hingga Tewas

admin Senin, 22 Juli 2019 10:47 WIB
Ilustrasi
Makassar (SIB) -Aminah (30), menganiaya suaminya, Bahtiar (28) hingga meninggal dunia karena suaminya nikah diam-diam. Tak terima diduakan, sang istri menyiramkan air panas ke suaminya.

"Benar telah terjadi tindak pidana kekerasan dalam rumah tangga terhadap diri Bahtiar yang dilakukan oleh istrinya Aminah," ujar Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Dicky Sondani, pada Minggu (21/7).

Dicky mengatakan, hal itu dilakukan Aminah karena Bahtiar menikahi wanita lain secara diam-diam. Menurut Dicky, motif penganiayaan ini karena Aminah sakit hati.

"Sakit hati suaminya Bahtiar menikah dengan perempuan lain," ucapnya.

Peristiwa itu terjadi di Paranga, desa Kapita Kecamatan Bangkala, Kabupaten Jeneponto, pada tanggal 13 Juli 2019 lalu. Korban diketahui disirami air panas sebanyak satu panci oleh istrinya saat sedang tertidur di dalam kamar.

"Sewaktu korban sedang tidur di kamar kemudian istrinya memasak air dengan menggunakan panci dan kemudian menuangkan ke dalam ember, setelah itu mengangkat masuk ke dalam kamar ember yang berisikan air panas tersebut kemudian menyiramkan ke suaminya," kata Dicky.

Setelah peristiwa itu, korban sempat mendapatkan perawatan medis di RS Takalar lalu dikeluarkan karena tidak mengalami perubahan. Korban kemudian mencoba perawatan tradisional di Kabupaten Takalar, namun akhirnya dinyatakan meninggal dunia beberapa hari kemudiannya.

"Sekitar kurang lebih 6 hari diobati secara tradisional korban meninggal dunia pada hari Jumat tanggal 19 Juli 2019, kemudian mayat almarhum dibawa ke rumah saudaranya di Jeneponto," sebut Dicky.

Jadi Tersangka
Aparat kepolisian menangkap Aminah (30) usai membunuh suaminya, Bahtiar (28), dengan cara menyiramkan air panas karena Bahtiar nikah diam-diam dengan wanita lain. Polisi juga telah menetapkan Aminah sebagai tersangka.

"Iya sudah ditetapkan jadi tersangka," sebut Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Dicky Sondani, pada Minggu (21/7).

Setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap Aminah terkait kasus penyiraman air panas yang dilakukan terhadap suaminya sendiri, polisi akan menjerat tersangka dengan kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga.

"Dikenakan pasal Undang Undang Kekerasan Dalam Rumah Tangga," ujar Dicky.

Sebelumnya, Aminah diketahui diamankan oleh Polsek Bangkala bersama Polres Jeneponto pasca meninggalnya sang suami. Dari interogasi polisi, pelaku melakukan perbuatannya karena sakit hati kepada suaminya.

"Pelaku melakukan perbuatan tersebut dikarenakan sakit hati kepada suaminya karena telah menikah dengan perempuan bernama Marsela tanpa sepengetahuannya," kata Dicky. (detikcom/d)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments