Jumat, 24 Jan 2020

Anggota DPR RI Komisi III, Hinca Panjaitan :

Narkoba Sudah Masuk, Listrik di Desa Terpencil

Kecamatan Adian Koting Taput Belum Masuk
redaksi Jumat, 06 Desember 2019 11:26 WIB
SIB/Dok
Anggota Komisi III DPR RI Hinca Panjaitan mengaku sangat prihatin dengan kondisi Desa Torhonas Kecamatan Adiankoting Kabupaten Tapanuli Utara (Taput).
Medan (SIB)
Anggota Komisi III DPR RI Hinca Panjaitan mengaku sangat prihatin dengan kondisi Desa Torhonas Kecamatan Adiankoting Kabupaten Tapanuli Utara (Taput). Sebab, meski Republik Indonesia telah merdeka selama 74 tahun, tetapi desa yang dihuni ratusan keluarga ini belum juga teraliri listrik.

"Iya, kemarin kita kebetulan masuk ke sana (Desa Torhonas), desa itu sampai sekarang belum masuk aliran listrik, kita sangat prihatin. Kalah cepat masuknya listrik dari narkoba. Lebih dahulu narkobanya masuk, padahal desa itu dihuni ratusan keluarga," sebut Hinca Panjaitan ketika kunjungan kerja ke Mapolda Sumut, Rabu (4/12) kemarin.

Rasa prihatin anggota DPR RI ini semakin bertambah ketika mengetahui banyaknya peredaran narkoba di desa yang tidak ada listriknya itu. "Untuk narkobanya kita minta polisi menindaklanjutinya, segera berantas narkoba di desa itu, sedangkan untuk listriknya kita sangat prihatin dengan warga yang tinggal di sana," sebut Hinca.

Anggota DPR RI dari Fraksi Demokrat ini juga mengakui sudah berkomunikasi dengan GM PLN Sumatera Utara, agar ada jalan keluarnya. Pihak PLN juga telah berjanji segera menindaklanjuti aspirasi tersebut.

"Kita sudah kontak GM PLN Sumut untuk cek dan memasang aliran listrik, 8 Desember 2019 nanti akan saya cek ke sana dan pertanyakan sampai dimana proses masuknya arus listrik ke desa itu, apakah sudah masuk atau belum," tegasnya.

Menurut Hinca sesuai pengakuan GM PLN, daerah yang belum masuk listrik itu disebabkan jauh dari sumber aliran listrik. Meskipun begitu, Hinca menegaskan bahwa jangan ada satu pun orang yang tidak mendapatkan keadilan.

"Memang secara geografis aliran listrik jauh dari lokasi, namun satu orang pun warga negara harus mendapatkan keadilan yang sama yaitu mendapatkan penerangan listrik, jangan kalah listrik dari masuknya narkoba, kita tegaskan agar PLN memasukkan listrik di desa itu di tahun ini juga, jangan ditunda lagi," tegas Hinca Panjaitan. (T04/f)

T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments