Jumat, 14 Agu 2020
  • Home
  • Headlines
  • Mensos: Pusat Beri Stimulus Rp 405 T, Rp 110 T untuk Jaring Pengaman Sosial

Mensos: Pusat Beri Stimulus Rp 405 T, Rp 110 T untuk Jaring Pengaman Sosial

redaksisib Rabu, 08 April 2020 09:24 WIB
detikcom

Mensos Juliari Batubara 

Jakarta (SIB)
Pemerintah pusat mengeluarkan anggaran stimulus Rp 405 triliun terkait penanganan virus Corona. Sebanyak Rp 110 triliun di antaranya akan digunakan untuk program jaring pengaman sosial (social safety net).

"Ini adalah stimulus yang terakhir yang dikeluarkan oleh pemerintah, bahwa dari Rp 405 triliun yang dialokasikan itu ada sekitar Rp 110 triliun yang dialokasikan untuk program-program jaring pengaman sosial," kata Menteri Sosial Juliari Batubara dalam rapat virtual dengan Komisi VIII DPR, Selasa (7/4).

Anggaran Rp 405 triliun itu tidak semua diberikan secara tunai. Pos bantuan yang akan diberikan secara tunai adalah dana kesehatan dan jaring pengaman sosial.

"Dari Rp 405 triliun ini, yang merupakan cash itu memang tidak semua Rp 405 (triliun). Jadi seperti pembiayaan, jadi keringanan-keringanan pajak. Tapi yang cash itu adalah dana kesehatan dan jaring pengaman sosial," jelas Juliari.

"Di dalam Rp 110 triliun yang sudah pasti ada alokasinya adalah perluasan untuk PKH dan perluasan untuk program sembako. Juga ada yang lain seperti kartu pra kerja yang awalnya bukan bansos," imbuhnya.

Juliari mengatakan, Kemensos merupakan salah satu kementerian yang mendapatkan alokasi anggaran yang lebih besar. Pasalnya, dampak ekonomi akibat pandemi virus Corona sangat dirasakan masyarakat miskin.

"Tentunya Kementerian Sosial adalah salah satu kementerian yang akan mendapatkan penganggaran lebih besar dibanding kementerian yang lain dan tentunya tanggung jawab yang lebih besar. Karena dampak sosial ekonomi dengan adanya pandemi global Covid-19 ini pasti akan sangat dirasakan tidak hanya masyarakat miskin tapi juga masyarakat yang rentan miskin akan menjadi miskin," tuturnya. (detikcom/d)
T#gs Kementerian SosialStimulusheadlineJakartavirus Corona
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments