Rabu, 11 Des 2019
  • Home
  • Headlines
  • Menko Perekonomian Bersama Menteri LHK Turun ke Huta Ginjang Muara

Pencanangan Pengembangan Tanaman Macadamia

Menko Perekonomian Bersama Menteri LHK Turun ke Huta Ginjang Muara

admin Jumat, 28 Juni 2019 08:53 WIB
SIB/Bongsu Batara Sitompul
TANAM: Menko Perekonomian Darmin Nasution bersama Menteri LHK Siti Nurbaya Bakar, Gubsu H Edy Rahmayadi menanam pohon Macadamia di Huta Ginjang Muara Taput, Kamis (27/6).
Taput (SIB) -Menko Perekonomian Darmin Nasution bersama Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya Bakar berkunjung ke Balai Pengelolaan DAS dan Hutan Lindung Asahan Barumun, di Huta Ginjang, Kecamatan Muara, Kabupaten Tapanuli Utara, untuk mencanangkan pengembangan tanaman Macadamia rehabiltasi hutan dan lahan, Kamis (27/6).

Darmin Nasution mengatakan program ini merupakan program pemerataan. Sebagian besar lahan milik rakyat di Indonesia belum tersertifikasi. Dan pemerintah hanya dalam waktu 5 tahun akan menyelesaikan persoalan ini sehingga rakyat punya kepastian hukum atas lahan yang dimiliki.

" Kita juga programkan yang berhubungan dengan rakyat yaitu program perhutanan sosial. Ada banyak hutan negara selama ini terlalu jauh dari rakyat. Selama ini lahan hutan dianggap asing dan ke depan lahan tersebut dapat diusahai oleh rakyat melalui perhutanan sosial, " terangnya.

Darmin mengungkapkan, yang sudah diresmikan untuk perhutanan sosial di Indonesia sudah 4 juta hektar. Lahan tersebut bisa diusahai rakyat selama 35 tahun dan tidak bisa menjadi hak milik pribadi. Syarat perhutanan sosial harus ada kelompok baru bisa mengusulkan proses perhutanan sosial.

"Saat ini kita ke Huta Ginjang untuk menanami lahan kritis dengan tanaman yang istimewa yaitu tanaman Macadamia. Buah Macadamia memiliki lemak jenuh yang rendah dan dikonsumsi banyak pun tidak berbahaya untuk kesehatan. Tanaman Macadamia ini akan memberi keuntungan yang besar karena harganya buahnya mahal," ungkapnya.

Tanaman Macadamia merupakan tumbuhan asli Famili Proteaceae. Di dunia, tanaman Macadamia hanya dapat dijumpai di Benua Australia dan Sulewesi di Indonesia.

Macadamia ditemukan pertama kali oleh Botanis Jerman - Australia bernama Ferdinand Von Meuller pada tahun 1857. Nama Macadamia diberikan untuk menghormati guru ahli kimia bernama Macadam.

Ada dua jenia Macadamia yaitu, Macadamia Integrilolia dan Macadam Tetraphylia. Macadamia dikomsumsi sebagai bahan makanan pembuat kue, campuran es krim dan campuran coklat.

Dalam acara tersebut turut hadir Gubernur Sumatera Utara H Edy Rahmayadi, Bupati Taput Nikson Nababan, Bupati Tobasa Darwin Siagian, Bupati Humbahas Dosmar Banjarnahor dan sejumalah pejabat organisasi perangkat daerah.

Di kesempatan itu, Darmin Nasution bersama Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya meninjau proses penangkaran tanaman Macadamia.

Usai meninjau, kedua menteri bersama Gubsu dan Bupati Taput melakukan penanaman secara simbolis tanamana Macadamia di Huta Ginjang Muara.

Di kegiatan tersebut, ada sekelompok warga masyarakat Huta Ginjang melakukan aksi damai dan mengklaim lahan kawasan hutan Huta Ginjang merupakan tanah ulayat dari Ompu Datu Dolok dan Ompu Buttu Ompusunggu.

Salah seorang perwakilan masyarakat Hara Aritonang saat ditanyai wartawan mengungkapkan, tanah Huta Ginjang merupakan tahan leluhur dan sejak tahun 1800 an sudah diusahai oleh Ompu Datu Dolok dan Ompu Buttu Ompusunggu.

" Tahun 1962, karena hutan di kawasan Danau Toba mulai kritis, pemerintah meminta kepada penetua di Huta Ginjang untuk dijadikan lokasi reboisasi seluas 450 Ha. Namun setelah itu, lahan Huta Ginjang dijadikan kawasan hutan lindung. Jelas kami tidak berterima karena Huta Ginjang ini merupakan tanah leluhur kami," ujarnya.

Ia mengungkapkan, di kesempatan ini masyarakat Huta Ginjang tidak ada menghambat program pemerintah untuk kesejahteraan rakyat.

" Kami hanya dapat informasi bahwa ada program pemerintah untuk pengembangan tanamana Macadamia di Huta Ginjang ini. Kalau mau ditanami, harus meminta izin kepada kami. Kalau tidak ada izin, kami tidak menyetujui lahan Huta Ginjang ini ditanami," ungkapnya.

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar saat diwawancarai wartawan mengungkapkan, pada dasarnya klaim mengklaim sudah sering terjadi di seluruh wilayah Indonesia.

" Kita sudah ada pedoman dari Pak Presiden namanya Penyelesaian Permasalahan atas Pengusahaan Tanah Dalam Kawasan Hutan (PPPKH) yang koordinatornya Menko Perekonomian. Saat ini sudah 140 ribuan hektar yang sudah diverifikasi. Pada dasarnya, konflik - konflik seperti ini bisa diselesaikan," ungkap Menteri LHK. (G02/t)
T#gs Menko Perekonomian Menteri LHK Muara Pengembangan Tanaman MacadamiaHuta Ginjang
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments